Polisi Himpun Keterangan Saksi dan Korban untuk Melacak Pelaku Penculik

- Penulis

Jumat, 11 Januari 2019 - 01:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Suarindonesia – Siswi SMPN 5 Banjarbaru diduga menjadi korban aksi penculikan pada Rabu (9/1) sore saat akan pulang dari sekolah.

“Kita akan mintai keterangan korban, namun ini butuh waktu, pelan-pelan mengingat kondisinya masih dalam keadaan panik,” kata  Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Reskrim Polres AKP Aryansyah, Kamis (10/1).

Menurut dia, kasus penculikan ini masih didalami oleh pihaknya. Sejumlah informasi dikumpulkan, baik dari saksi hingga korban guna melacak keberadaan pelaku dan segera menangkapnya.

Ketika itu penculik meminta uang tebusan sebagai syarat pembebasan korban yang akrad disapa Nisa (14).

Penculikan ini terjadi di depan sekolah SMPN 5 Banjarbaru, Jalan Ambulung Kelurahan Guntung Manggis Kecamatan Landasan Ulin dan saat itu pelaku menggunakan mobil langsung menculik korban.

Menurut informasi, Nisa, siswa kelas dan orang tua  korban sempat ditelepon terduga pelaku penculikan yang meminta uang tebusan sebesar Rp150 juta.

Setelah ditolak, pelaku kemudian menurunkan harga tebusan menjadi Rp100 juta, lalu menurunkan lagi menjadi Rp50 juta.

Baca Juga :   KASUS "3C", Jajaran Polda Kalsel Amankan Ratusan Tersangka

Tapi pihak keluarga tidak bergeming, tetap menolak keinginan penculik.

Namun drama penculikan itu akhirnya berakhir. Disela penyelidikannya, pihak kepolisian mendapat informasi dari warga pada Rabu malam, bahwa ditemukan seorang wanita berpakaian sekolah dalam keadaan tangan terikat lakban di kawasan Cempaka atau di sekitar SMAN 3 Banjarbaru.

Setelah aparat kepolisian mendatangi lokasi, hasilnya memang benar anak perempuan tersebut adalah Nisa yang menjadi korban penculikan. (ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:09

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca