PKS Pertanyakan Strategi Pemprov Kalsel Ratakan Pertumbuhan Ekonomi

PKS Pertanyakan Strategi Pemprov Kalsel Ratakan Pertumbuhan Ekonomi

Suarindonesia – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mempertanyakan strategi jitu dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam memeratakan pertumbuhan ekonomi Kalsel pada Rancangan Anggaran Pendapatan Daerah (RAPBD) 2019.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Riswandi mengungkapkan ihwal pihaknya mempertanyakan apakah ada strategi yang ampuh untuk memeratakan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan? Karena melihat kebijakan anggaran ini belum bisa mencerminkan fokus prioritas pembangunan Kalsel tahun 2019.

“Progres pergerakannya seperti apa? Kami khawatir, kita bisa bergerak, tapi belum bisa menyelesaikannya,” ungkapnya, Rabu (7/11/2018).

Riswandi mengatakan dengan menyusun prioritas pembangunan dari visi misi kepala daerah yang termasuk dalam RPJMD, maka usaha yang dilakukan untuk meningkatkan pendapatan, peningkatan penyerapan anggaran serta upaya dalam meminimalisir belanja yang tidak prioritas bisa dilakukan dengan lebih maksimal.

Apalagi menurutnya, pergeseran sektor prioritas dari sektor pertambangan ke sektor utama non tambang yang meliputi pariwisata, kedaulatan pangan, hilirisasi industri serta perdagangan dan jasa juga harus jelas terlihat di APBD 2019 Kalimantan Selatan.

Ia menegaskan pada tahun anggaran 2019 diharapkan agar pemerintah provinsi sudah bisa meluruskan anggaran terkait dengan visi misi kepala daerah dengan memperhatikan progresivitas pencapaiannya, sehingga pencapaian visi misi bisa terukur secara kuantitatif.

Riswandi merincikan target yang ingin dicapai pada tahun 2019 terkait indeks pembangunan manusia menjadi 70,75%, angka pengangguran 4,25% hingga 4,20%, pertumbuhan ekonomi 5,4% hingga 5,8%. Selanjutnya Angka kemiskinan 4, 25% hingga 4,05%, indeks gini 0,296%, indeks kualitas lingkungan hidup 61% tingkat pertumbuhan penduduk 1,56%. semuanya harus diperhatikan dengan baik jangan sampai anggaran yang dikeluarkan tidak seimbang dengan peningkatan indikator pembangunan tersebut,” ujarnya.

Walau demikian, Ia mengatakan ihwal penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah Provinsi Kalimantan Selatan tahun anggaran 2019 sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan sesuai dengan tema “Pembangunan RKPD tahun 2019 yakni bergerak maju pertumbuhan ekonomi yang merata untuk Kalsel kapan”. “Kami tetap mengapresiasi peningkatan pendapatan dan juga efisiensi yang dilakukan pada tahun anggaran 2019,” pungkasnya.
(BY)

 187 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: