TA 2026/2027: 270 Siswa Masuk Sekolah Rakyat

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026 - 23:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 Banjarbaru menyantap makan siang di sela-sela jam istirahat di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (8/6/2026). (Foto: Antara/Tumpal A Aritonang)

Para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 Banjarbaru menyantap makan siang di sela-sela jam istirahat di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (8/6/2026). (Foto: Antara/Tumpal A Aritonang)

SuarIndonesia — Kementerian Sosial (Kemensos) menyebutkan sebanyak 270 siswa siap mengikuti pendidikan Sekolah Rakyat di tiga gedung permanen di Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Tahun Ajaran (TA) 2026/2027, seiring progres pembangunan fisik gedung telah melampaui 70 persen.

Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin Yadi Muchtar di Banjarbaru, Senin (8/6/2026), mengatakan Program Sekolah Rakyat telah menunjukkan perkembangan positif sejak diluncurkan pemerintah, termasuk telah menjangkau sekitar 225 anak yang telah mengikuti pendidikan melalui program tersebut di gedung sementara.

“Kuota penerimaan peserta didik pada tahun ajaran baru 2026 memang disiapkan sebanyak 270 siswa yang tersebar pada tiga Sekolah Rakyat permanen di Banjarbaru, Barito Kuala, dan Tanah Bumbu,” ujarnya.

Ia menyebutkan kuota tersebut terdiri atas 90 siswa jenjang SD, 90 siswa jenjang SMP, dan 90 siswa jenjang SMA, yang akan memperoleh layanan pendidikan dengan sistem berasrama atau boarding school tanpa dipungut biaya.

“Untuk 2026 kami tidak melakukan penerimaan seperti sekolah biasa, tetapi melakukan penjangkauan kepada masyarakat yang masuk Desil 1 dan Desil 2 melalui pendamping PKH (Program Keluarga Harapan) bersama Dinas Sosial,” kata Yadi Muchtar, melansir dari AntaraKalsel.

Ia mengatakan minat masyarakat terhadap Sekolah Rakyat meningkat setelah program tersebut diperkenalkan secara luas kepada publik, sehingga semakin banyak keluarga sasaran yang memahami manfaat pendidikan gratis bagi anak-anak dari kelompok rentan dan keluarga miskin.

Baca Juga :   TEMUAN MAYAT PEREMPUAN, Polisi 'Kantongi' Nama Terduga Pelaku

Hasil penjangkauan sementara menunjukkan jumlah calon peserta didik yang berminat mengikuti Sekolah Rakyat cukup tinggi.

Khusus di Banjarbaru, kata dia, lebih dari 200 anak telah menyatakan minat mengikuti program tersebut, termasuk lebih dari 100 calon siswa jenjang SMP, sementara proses penjangkauan masih berlangsung di daerah lain.

Selain peningkatan jumlah peminat, Yadi menilai Program Sekolah Rakyat mulai memberikan dampak terhadap perkembangan peserta didik, baik dari aspek kesehatan, kebersihan, kedisiplinan, maupun kepedulian sosial yang semakin terlihat selama mengikuti proses pendidikan.

Ia menambahkan sejumlah peserta didik juga mulai menorehkan prestasi pada berbagai kegiatan, seperti lomba menggambar, menulis, dan baris-berbaris tingkat provinsi, meskipun program tersebut baru berjalan dalam waktu relatif singkat.

Terkait kesiapan sarana pendidikan, dia menyebut rata-rata progres pembangunan tiga Sekolah Rakyat permanen di Kalimantan Selatan telah mencapai lebih dari 70 persen dan ditargetkan dapat digunakan setelah penyelesaian fasilitas utama berupa ruang kelas dan asrama.

“Harapan dari Kementerian PU (Pekerjaan Umum) sekitar 20 Juni fasilitas utama sudah bisa digunakan, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat segera berjalan pada tahun ajaran baru,” ujar Yadi Muchtar. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PELAKSANAAN 50 Paket Proyek pada Dinas PUTR HSS TA 2024 Terindikasi Dugaan Kerugian Negara, Begini Sikap Kejati Kalsel
WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 8-25 Juni 2026
PASAR MURAH ke-35 Digelar Disperindag Balangan, Warga Terbantu
DISKOMINFOSAN Gelar FKP Standar Pelayanan
MODUS TERSANGKA Oknum di Dinas ESDM Pungut Uang Disertai Ancaman kepada Para Pemohon IUP
KASUS KORUPSI Proses IUP, Kantor ESDM dan Rumah Pribadi Tersangka Digeledah Penyidik Kejati Kalsel
DIGELEDAH Kejati Kalsel Kantor Dinas ESDM dengan Pengawalan Personel TNI, Ini Kasusnya
SEORANG PRIA TERGELETAK Tak Bernyawa dengan Mulut Berbusa di Halaman Masjid

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 22:59

MAJELIS ETIK OMBUDSMAN Berhentikan Hery Susanto tidak dengan Hormat

Senin, 8 Juni 2026 - 22:31

MENHAJ: Acuan Kuota Haji 2027 tetap di Angka 221 Ribu Orang

Senin, 8 Juni 2026 - 22:25

DISEPAKATI RUU Polri Atur Usia Pensiun 59 dan 60 Tahun

Senin, 8 Juni 2026 - 22:21

BGN Libatkan Pakar Gizi dan Dokter Anak dalam Dewan Pengarah

Senin, 8 Juni 2026 - 21:51

MODUS TERSANGKA Oknum di Dinas ESDM Pungut Uang Disertai Ancaman kepada Para Pemohon IUP

Senin, 8 Juni 2026 - 19:10

KASUS KORUPSI Proses IUP, Kantor ESDM dan Rumah Pribadi Tersangka Digeledah Penyidik Kejati Kalsel

Senin, 8 Juni 2026 - 18:18

DIGELEDAH Kejati Kalsel Kantor Dinas ESDM dengan Pengawalan Personel TNI, Ini Kasusnya

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:03

PENCURI 1,6 TON SAWIT Ketahuan! Gegara Tertidur Pulas Usai Beraksi

Berita Terbaru

(Foto: Istimewa)

Kalbar

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 8-25 Juni 2026

Senin, 8 Jun 2026 - 23:22

Para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 Banjarbaru menyantap makan siang di sela-sela jam istirahat di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (8/6/2026). (Foto: Antara/Tumpal A Aritonang)

Kalsel

TA 2026/2027: 270 Siswa Masuk Sekolah Rakyat

Senin, 8 Jun 2026 - 23:04

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca