PETUGAS PEMAKAMAN, di Awal Pandemi Diberi Vitamin dan APD

- Penulis

Jumat, 30 Juli 2021 - 22:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesiaPetugas pemakaman jenazah pasien yang terpapar Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) milik Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mengeluhkan tak adanya bantuan vitamin hingga Alat Pelindung Diri (APD).

Ketua TPU Pemko Banjarmasin, Sabirin menceritakan, bantuan APD dan vitamin sebagai penjaga imun tubuh agar tak terpapar virus yang menginfeksi jaringan pernafasan manusia ini hanya didapatkan ketika awal pandemi saja.

Padahal, tak mudah bekerja sebagai petugas penggali hingga penutup tanah makam khusus jenazah Covid-19. Dalam sehari, bisa saja mereka menguburkan tiga hingga empat jenazah sekaligus.

“Jam pemakamannya pun tak menentu, bisa siang, sore bahkan malam. Tergantung dari permintaan yang masuk ke kami,” ucapnya saat dihubungi awak media, Jumat (30/07) siang.

Alhasil, stamina para pekerja penggali kubur di lahan resmi milik Pemko itu pun terkuras.

“Dulu awal-awal pandemi, ada bantuan vitamin dan APD. Sekarang tidak ada lagi. Upaya menjaga kesehatan tubuh sekarang masing-masing tanggung sendiri,” keluhnya.

Lelaki 42 tahun itu juga mengeluhkan hal lainnya. Semestinya, selain memelihara makam, pekerjaan mereka hanya menggali dan menutup lubang makam.

Tapi pada kenyataannya, terkadang mereka juga yang diminta untuk menurunkan peti jenazah Covid-19 dari mobil ambulance.

“Pekerjaan kami ini jadi bertambah risikonya. Karena tidak ber-APD. Sementara ini, kami hanya pakai masker,” tambahnya.

Masker yang dikenakan itu pun juga didapat dari hasil memintanya kepada petugas rumah sakit yang mengantar jenazah.

“Kalau tidak diminta ya tidak ada,” tukasnya.

Baca Juga :   TARGETKAN Kolaborasi Kuat Demi Kota Banjarmasin Aman dan Religius

Di sisi lain, Sabirin juga menjelaskan, dahulu biaya untuk tugas menggali dan menutup tanah makam, dibiayai oleh Pemko Banjarmasin. Namun kini, biaya itu tak lagi ada.

Alhasil, pihaknya kini terpaksa mematok tarif untuk biaya penggalian dan menutup tanah makam. Perlubang, dikenai biaya Rp800 ribu.

“Kalau tidak begitu, bagaimana kami makan dan minum. Yang ada ini kan cuma upah pemeliharaan makam. Bukan untuk menggali dan menutup tanah makam,” imbuhnya.

“Selain untuk menghidupi keseharian, upah menggali makam itu pun juga digunakan petugas penggali makam untuk membeli vitamin secara mandiri,” tambahnya.

Saat ditanya berapa jumlah petugas makam di situ, Sabirin mengaku ada tiga orang. Tapi terkadang, jumlahnya bisa mencapai lima orang.

“Ada kawan-kawan yang biasa juga ikut stand by di sini. Saya tidak mengajak, mereka sendiri yang ikut. Urusan keselamatan, ditanggung masing-masing,” pungkasnya.

Ia membeberkan, hingga kini sudah lebih dari 300 makam jenazah yang dimakamkan di lahan khusus pasien Covid-19.

“Itu datang dari delapan rumah sakit di Banjarmasin,” tandasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara
PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi
MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur
KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam
SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura
RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel
14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau
RUDY RESNAWAN tak Kuasa Tahan Tangis, Kenang Sosok Rudy Ariffin

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 23:48

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara

Minggu, 6 September 2026 - 22:11

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 22:04

MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur

Minggu, 6 September 2026 - 21:54

KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Minggu, 6 September 2026 - 20:27

RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 20:20

14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:57

4 BANDARA Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 17:26

RUDY RESNAWAN tak Kuasa Tahan Tangis, Kenang Sosok Rudy Ariffin

Berita Terbaru

Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktivitas penerbangan karena ada indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara/M Iqbal)

Nasional

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Senin, 7 Sep 2026 - 00:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca