PERTAJAM Budidaya Salak di Provinsi Bali

- Penulis

Sabtu, 18 Januari 2025 - 14:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali menjadi tujuan Komisi II DPRD Kalsel guna komparasi terkait budidaya buah salak, pada Jum’at (17/1/2025) (SuarIndonesia/Ist).

Bali menjadi tujuan Komisi II DPRD Kalsel guna komparasi terkait budidaya buah salak, pada Jum’at (17/1/2025) (SuarIndonesia/Ist).

SuarIndoensia – Sebagai daerah penghasil buah salak dengan metode Agroforesti dan menjadi salah satu komoditas unggulan ekspor Indonesia, Bali menjadi tujuan Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) guna komparasi terkait budidaya buah salak.

Komisi yang membidangi ekonomi dan keuangan ini bertandang ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (PKP) Provinsi Bali dan disambut langsung  Kepala Dinas PKP Prov. Bali, I Wayan Sunada, pada Jum’at (17/1/2025).

Sebagaimana diketahui, Agroforestri adalah metode pertanian yang mengintegrasikan tanaman pangan, kehutanan, dan hewan ternak di lahan yang sama.

Sistem ini memungkinkan interaksi yang saling menguntungkan antara komponen pertanian dan lingkungan.

Ketua Komisi II DPRD Prov Kalsel, Muhammad Yani Helmi selaku pimpinan rombongan mengatakan kunjungan bertujuan untuk mempertajam keinginan masyarakat, khususnya transmigran asal Bali yang ada di Kalsel untuk membudidayakan buah tersebut.

“Di Kalsel sendiri seperti Kabupaten Tanah Bumbu ada komunitas transmigran masyarakat Bali yang menginginkan untuk membudidayakan buah salak untuk bisa dibudidayakan di Kalsel.

Untuk itulah kita datang kesini agar mempertajam dan menggali lebih lanjut bagaimana cara budidaya yang tepat.” katanya.

Baca Juga :   WASPADAI Risiko ISPA Selama Musim Kemarau

Dalam kesempatan yang sama, H.Imam Subarkah sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas PKP ProvinsiKalsel mengapresiasi dan akan mendukung penuh program yang diinisiasi oleh Komisi II DPRD .

“Komisi II menginisiasi sangat bagus dan jeli sekali, apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Kalsel harus kita dukung.

Kami Dinas yang punya tugas dan fungsi sebagai pembina nantinya akan berkoordinasi dengan Dinas PKP Bali terkait bibit salak, semoga Kalsel punya bibit salak yang tidak kalah dari segi kualitasnya dengan salak Bali,” harapnya. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GANDENG Polda Kalsel, Sekretariat DPRD Kalsel Sosialisasi “Risk Assessment”
PROYEK Strategis Daerah Anggaran Infrastruktur 2027 Dibahas DPRD Kalsel dan Dinas PUPR
DISTRIBUSI RATUSAN NOZZLE Kebut Pemadaman Karhutla Kalteng
MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla
INOVASI DUMAKRON Diujicobakan dalam OMC di Kalimantan
WARTONO MUNDUR dari Wawali Banjarbaru
AMUK API di Kawasan Pasar Baru Banjarmasin Lalap Dua Kios, Diduga Akibat Korsleting Listrik
PEMBUNUHAN Terhadap Ijay Seorang Nelayan, 26 Adegan Diperagakan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:10

DISTRIBUSI RATUSAN NOZZLE Kebut Pemadaman Karhutla Kalteng

Selasa, 3 November 2026 - 20:16

KRISIS AIR, Ribuan Hektare Lahan Pertanian Mengering

Selasa, 3 November 2026 - 01:16

CUACA EKSTREM, Porak-poranda hingga Kabel Listrik Putus

Minggu, 1 November 2026 - 21:32

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 November 2026 - 21:19

9 ORANG UTAN Dipindahkan ke Suaka Lamandau, 2 Lainnya Dirawat

Minggu, 1 November 2026 - 21:10

TODONGKAN PISTOL! Perampok Sikat 13 HP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Berita Terbaru

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan di Jakarta, Selasa (3/11/2026). (Foto: Istimewa)

Nasional

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:05

Ilustrasi. (SI/UT/@Gemini.Ai)

Nasional

INOVASI DUMAKRON Diujicobakan dalam OMC di Kalimantan

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:52