PERSONEL BKO DIKERAHKAN Perkuat Penanganan Karhutla

- Penulis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau penanganan karhutla di Simpang Kandan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (27/10/2026). (Foto: Dokpri)

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau penanganan karhutla di Simpang Kandan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (27/10/2026). (Foto: Dokpri)

SuarIndonesia — Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi setempat terus dilakukan termasuk melalui pengerahan bantuan personel bawah kendali operasi (BKO), khususnya dari Korps Brigade Mobil (Brimob).

“Penguatan personel tersebut diharapkan mendukung upaya pemadaman, patroli dan pengawasan di daerah yang masih menghadapi ancaman kebakaran,” katanya di Palangka Raya, Rabu (28/10/2026).

Sebanyak tiga kompi personel Brimob telah dibagi untuk memperkuat sejumlah wilayah prioritas penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.

Dia menambahkan, penanganan masih terus diintensifkan, terutama di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kotawaringin Barat termasuk kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, petugas pemadam dan masyarakat untuk mencegah munculnya titik api baru.

Kewaspadaan perlu dipertahankan meskipun hujan mulai turun, mengingat potensi cuaca panas pada pekan berikutnya dapat kembali meningkatkan risiko kebakaran.

“Saya melihat curah hujan cukup lama dan banyak titik yang sudah padam, tetapi masih ada beberapa titik yang perlu kita antisipasi,” tutur Iwan Kurniawan dilansir dari Antara.

Adapun Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng menyatakan berdasarkan laporan harian, Selasa, luas area karhutla yang ditangani dalam kurun waktu 24 jam terakhir mencapai 37,94 hektare.

Upaya penanganan di lapangan terus dilakukan melalui pemadaman, pendinginan, dan patroli secara berkala oleh satgas karhutla. Langkah ini bertujuan mencegah api meluas, memastikan titik-titik kebakaran segera tertangani, serta mengurangi risiko munculnya kembali titik api di area yang telah dipadamkan.

Baca Juga :   PEMPROV Usulkan Bantuan Tangani Karhutla untuk Enam Kabupaten

Sebagai langkah mitigasi mengantisipasi kondisi kekeringan dan potensi meningkatnya risiko kebakaran, Satgas Karhutla bersama Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta TNI Angkatan Udara kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Pada sortie pertama, pesawat Casa 212-200/A-2105 melaksanakan penyemaian bahan semai berupa natrium klorida (NaCl) sebanyak 800 kilogram. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 10.000 kaki dengan sasaran wilayah Kabupaten Pulang Pisau bagian selatan dan Kabupaten Katingan bagian selatan.

Pelaksanaan OMC merupakan salah satu upaya mitigasi untuk mendukung potensi pembentukan hujan di wilayah sasaran. Operasi ini dilakukan melalui koordinasi lintas instansi dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer dan hasil analisis cuaca, sehingga pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kondisi meteorologis yang berkembang.

Berdasarkan analisis BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Palangka Raya, kondisi atmosfer di wilayah Kalimantan Tengah saat ini mendukung pembentukan awan hujan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh aktivitas gelombang atmosfer, belokan angin, serta pertemuan angin di sejumlah wilayah.

BMKG juga memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Kabupaten Sukamara, Kotawaringin Barat, Seruyan, Kotawaringin Timur dan Katingan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan
HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca
CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting
DIGUYUR HUJAN, Hotspot Karhutla Kobar Merosot jadi 22 Titik
BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla
TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa
TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan
WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:03

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56

RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:14

DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Berita Terbaru

Petugas satgas gabungan berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng beberapa waktu lalu. (Foto: HO-Antara)

Kalteng

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:25

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau penanganan karhutla di Simpang Kandan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (27/10/2026). (Foto: Dokpri)

Kalteng

PERSONEL BKO DIKERAHKAN Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 28 Okt 2026 - 21:57