SuarIndonesia — Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) mengusulkan sembilan titik lokasi penanaman mangrove ke Kementerian Kehutanan (Kemenhut), yang tersebar di tiga kabupaten sebagai langkah konkret untuk mempercepat target Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 kategori NC 4.
“Sembilan lokasi berada di Kabupaten Tanah Laut, Kotabaru, dan Tanah Bumbu, menjadi sasaran utama rehabilitasi pesisir tahun ini. Kami optimistis usulan ini segera disetujui Kementerian Kehutanan agar aksi iklim di daerah segera terealisasi,” kata Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra di Banjarbaru, Senin (23/2/2026).
Ia merinci, sebaran lokasi yang disasar meliputi Kabupaten Tanah Laut di wilayah Kurau, Sabuhur, dan Kintap. Di Kabupaten Kotabaru, fokus diarahkan pada Pulau Laut yang mencakup Labuan Mas, Tanjung Seloka, Oka-Oka, dan Tanjung Selayar. Sementara untuk Kabupaten Tanah Bumbu, sasaran lokasi berada di Setarap dan Bunati.
“Program rehabilitasi ini merupakan komitmen Pemprov Kalsel dalam memperkuat ekosistem pesisir sekaligus mendukung pengendalian perubahan iklim melalui skema penyerapan karbon bersih,” kata Fathimatuzzahra, melansir dari AntaraNews.
Untuk melaksanakan setiap kegiatan, Dishut Kalsel menegaskan pentingnya integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung program lingkungan berskala nasional tersebut.
Ia menekankan bahwa kedisiplinan adalah fondasi utama organisasi yang menjadi cerminan integritas, serta tertib administrasi yang konsisten berdampak langsung pada kualitas pelaksanaan program di lapangan.
Melalui sinergi antara kedisiplinan pegawai dan ketepatan sasaran lokasi penanaman, Dishut Kalsel berkomitmen mengoptimalkan capaian kinerja sektor kehutanan guna mendukung ketahanan ekologi di Bumi Lambung Mangkurat. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















