PENTINGNYA Kalimantan Kembali jadi Paru-paru Dunia

- Penulis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 22:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq saat membuka penyelenggaraan 2nd KUUB Postgraduate by Research Colloquium (KPRC) dan The 6th International Conference on Chemical Engineering and Applied Sciences (ICChEAS) yang digelar ULM di Banjarmasin, Kamis (16/10/2025). (ANTARA/Firman)

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq saat membuka penyelenggaraan 2nd KUUB Postgraduate by Research Colloquium (KPRC) dan The 6th International Conference on Chemical Engineering and Applied Sciences (ICChEAS) yang digelar ULM di Banjarmasin, Kamis (16/10/2025). (ANTARA/Firman)

SuarIndonesia — Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menyoroti pentingnya inisiatif universitas di Borneo dalam menyusun skenario konservasi untuk menjadikan Kalimantan kembali sebagai paru-paru dunia.

“Kalimantan punya keunggulan komparatif luar biasa, gambut, dan mangrove yang luas, tinggal membangun keunggulan kompetitif melalui riset kolaboratif lintas negara,” kata Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq di Banjarmasin, Kaimantan Selatan, Kamis (16/10/2025).

Saat membuka penyelenggaraan 2nd KUUB Postgraduate by Research Colloquium (KPRC) dan The 6th International Conference on Chemical Engineering and Applied Sciences (ICChEAS) yang digelar Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Hanif menyampaikan pidato bertema “Green Chemistry“.

Green chemistry is not just a scientific framework, it’s an ethical compass for modern innovation (Kimia hijau bukan hanya kerangka ilmiah, tetapi juga kompas etis untuk inovasi modern),” ujar Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq.

Menteri Hanif menegaskan keberhasilan menuju industri hijau berkelanjutan berawal dari dunia pendidikan.

Dia menekankan universitas harus mampu membangun pola pikir sistematis, beretika, dan berempati sosial, agar sains membawa manfaat bagi lingkungan dan manusia.

Sebagai alumni Fakultas Kehutanan ULM, Hanif menyatakan kebanggaannya karena almamaternya menjadi tuan rumah forum internasional yang menggabungkan ilmu teknik kimia dengan konservasi lingkungan Kalimantan itu.

Sementara Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri menyampaikan konferensi ini menjadi bukti nyata kontribusi ULM terhadap isu global dan penguatan riset berkelanjutan.

Baca Juga :   PENEKANAN Bupati Banjar Ketika Menjengguk Siswa-Siswi di RSUD Ratu Zalecha, Diduga Keracunan MBG

Dia menyebut ULM berkomitmen menghasilkan riset yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga memberi solusi bagi tantangan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

“ULM sebagai universitas berkelas dunia aktif berkolaborasi dalam penelitian internasional berbasis lingkungan,” tutur Hanif dilansir dari AntaraNews.

Ketua Pelaksana KPRC ICChEAS Prof Muthia Elma menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari Konsorsium Universiti Universitas Borneo (KUUB) yang melibatkan perguruan tinggi di Malaysia, Brunei Darussalam, dan Indonesia.

Melalui KUUB, ULM selaku tuan rumah konferensi membangun jejaring riset yang melibatkan juga peneliti dari Amerika, Australia, China, Jepang, hingga Prancis. Tujuannya agar para peneliti dapat saling bertukar pengalaman dan solusi terkait kondisi alam di masing-masing negara.

Dengan penyelenggaraan ICChEAS 2025, kata dia, ULM menegaskan kiprahnya sebagai pusat riset dan inovasi hijau di Kalimantan Selatan, serta mitra strategis dalam upaya global menuju masa depan berkelanjutan.

Konferensi internasional ini mengusung tema “Borneo’s Mangroves: A Nexus of Biodiversity, Sustainable Future, and Carbon Sequestration.” Kegiatan dilaksanakan secara hibrid dan menghadirkan peneliti dari sembilan negara.

Forum ilmiah ini mempertemukan peneliti, pembuat kebijakan, dan pakar industri untuk bertukar wawasan, mendorong inovasi, serta menyusun strategi pelestarian ekosistem mangrove sebagai pusat keanekaragaman hayati dan penyerap karbon alami dunia. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
DIDUKUNG Pemkab Balangan Program Pascasarjana ULM
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa
DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:08

KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 22:59

MAJELIS ETIK OMBUDSMAN Berhentikan Hery Susanto tidak dengan Hormat

Senin, 8 Juni 2026 - 22:39

2.834 NARAPIDANA ‘High Risk’ Dipindahkan ke Nusakambangan

Senin, 8 Juni 2026 - 22:31

MENHAJ: Acuan Kuota Haji 2027 tetap di Angka 221 Ribu Orang

Senin, 8 Juni 2026 - 22:25

DISEPAKATI RUU Polri Atur Usia Pensiun 59 dan 60 Tahun

Senin, 8 Juni 2026 - 22:21

BGN Libatkan Pakar Gizi dan Dokter Anak dalam Dewan Pengarah

Berita Terbaru

DP3A P2KB PMD gelar Implementasi Konvensi Hak Anak Wujudkan Sekolah Ramah Anak, berlangsung di Aula Dharma Setya kantor setempat, diikuti para kepala sekolah dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA. Rabu (10/6/2026). (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Rabu, 10 Jun 2026 - 18:10

Aridiwi alias Diwi (36). ditemukan terbujur kakui tak bernyawa di dalam rumah Jalan A Yani 7 Kompleks Mahligai Permai Indah Jalur 12, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Rabu (10/6/2026).  (SuarIndonesia/DO)

Kab. Banjar

SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:56

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca