Komplotan Penjarah Motor Ditembak, 7 Unit `BB’ Disita Anggota Reskrimum Polda Kalsel

- Penulis

Jumat, 15 Februari 2019 - 22:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kombes Pol Sofyan Hidayat

Suarindonesia – Dua penjarah sepeda motor spesialis Matiq berinisial HR (31) dan AR(33) dilumpuhkan dengan tembakan oleh anggota Dit Reskrimum Polda Kalsel.

Anggota dari berbagai tempat di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel), berhasil sita 7 unit motor, termasuk para penadahnya.

`

`Iya, semua sudah diamankan anggota dan pelaku sebenarya empat orang, dua lagi masih dicari,’’ kata Direktur Reskirimum Polda Kalsel, Kombes Pol Sofyan Hidayat dan  Kasubdit Jatanras, AKBP Afebrianto SIk, kepada awak media, Jumat (15/2).

Mereka ditangkap depan SPBU Bentok Tanah Laut (Tala), Kamis  (7/2) lalu.

Selain itu juga anggota mengamankan penadah tempat menjual sepeda motor hasil curian tersebut berinisial HR (41) dan HC.

Dari tangan kedua pelaku diketahui beralamat Desa Banyu Iranng Kecamatan Bati-bati Kabupaten Tanah Laut (Tala), disana anggota menyita barang bukti dari kedua pelaku ini yaitu satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna hitam, dan satu kunci T.

Sedangkan dari tangan penadahnya HR warga Desa Banyu Iranng Kecamatan Bati-bati Kabupaten Tala, anggota menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna hitam dengan Nomor Polisi (Nopol)  DA 6522 PAV, satu unit sepeda motor Yamaha Mio Sporty warna putih nopol DA 6801 OP dan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna merah nopol DA 6947 BCG.

Baca Juga :   VONIS Mardani H Maming 'Disunat' MA! Pukat UGM Minta Bawas MA dan KY Turun Tangan

Dimana terungkapnya spesialis pencurian sepeda motor Matiq ini berawal dari laporan salah satu korbannya WH, yang melaporkan  sepeda motornya hilang, beberapa waktu lalu.

Anggota langsung melakukan penyilidikan untuk mengungkap, alhasil dua pelaku ini berhasil.

Namun saat hendak ditangkap, kedua pelaku  melakukan perlawanan sehingga salah satu anggota mengalami cedera patah tangan akibat bergumul, dan pelaku berusaha kabur.

Anggotapun melepaskan tembakan sebanyak tiga kali keudara, namun pelaku tetap terus mencoba melarikan diri,

Akhirnya kedua pelaku ditembak pada bagian kaki, dan bersama anggota yang mengalami patah tangan ini langsung dibawa ke Rumah Sakit Hoegeng Iman Santoso Bhayangkara Polda Kalsel, guna mendapatkan perawatan medis. (DO/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
PENANGKAPAN Roy Suryo dan dr Tifa karena Berkasnya P-21
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca