PENGUATAN PANGAN dari Hulu ke Hilir, Begini Penekanan-Harapan Pangeran Khairul Saleh saat Reses ke Daerah Pemilihan Kalsel 1

- Penulis

Senin, 2 Juni 2025 - 15:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ir  Pangeran Khairul Saleh bersama sang istri  Hj Raudlatul Jannah di lokasi panen sawit. (SuarIndonesia/Ist)

Ir  Pangeran Khairul Saleh bersama sang istri  Hj Raudlatul Jannah di lokasi panen sawit. (SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia – Penguatan kemitraan dari hulu- ke hilir dalam meningkatkan ketahanan pangan.  Mayoritas pelaku usaha pangan nasional adalah petani, nelayan dan peternak skala kecil.

Tidak salah, namun pengelolaannya haruslah bersama-sama dalam skala ekonomi dan terhubung ke dalam ekosistem kemitraan hulu-hilir.

Dengan begitu urusan pangan di Tanah Air menjadi lebih terencana dan menarik bagi generasi muda.

Praktik baik ini telah dimulai oleh sejumlah koperasi petani-nelayan, oleh perguruan tinggi ataubahkan sektor swasta di Indonesia.

Selanjutnya perlu kolaborasi untuk meluaskan manfaatnya.”Pekerjaan di sektor pertanian dilakukan dari hulu ke hilir, tidak hanya di satu sisi saja.

Hal itu perlu dilakukan mengingat sektor pertanian memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan ekonomi.

Baik dalam kontribusi ekspornya maupun kontribusi meningkatkan pendapatan masyarakat,” kata Ir  Pangeran Khairul Saleh, MM dalam kunjungan pada masa reses ke Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan (Kalsel) 1, Senin (2/6/2025)

”Sektor pertanian juga berkontribusi dalam penyediaan pangan functional food yang sangat penting bagi sebuah bangsa.

Karena dari pangan lah dapat mendorong tingkat kesehatan yang lebih baik, sehingga mampu meningkatkan produktivitas bangsa dan negara kita,” tambah Pangeran Khairul Saleh, Anggota Komisi XIII DPR RI.

Pangeran Khairul Saleh dalam kunjungannya berkomitmen untuk mendukung penguatan pangan dari hulu ke hilir.

Bersama dengan mitra Komisi XIII yaitu Kementrian Hukum menekankan perlunya reformasi regulasi yang mempermudah petani dan pelaku usaha pangan dalam menjalankan aktivitasnya serta memastikan akses masyarakat terhadap pangan sebagai bagian dari hak asasi manusia.

Kemudian,  Pangeran Khairul Saleh menyoroti harga gabah dan beras untuk saat ini tetap stabil di Kalsel, namun sedikit terfluktuasi disebabkan oleh perubahan pasokan.

Sisi lain Pangeran Khairul Saleh menilai TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit  merupakan salah satu komoditas utama yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

Baca Juga :   MK PUTUSKAN Pemilu Nasional dan Daerah Terpisah, Begini Respons Kemendagri

Terutama di wilayah pedesaan dengan perkebunan kelapa sawit.  TBS adalah buah kelapa sawit yang sudah matang dan siap dipanen untuk diolah menjadi minyak kelapa sawit (CPO).

Dan produk turunannya, perkebunan kelapa sawit biasanya dikelola masyarakat lokal, baik secara individu maupun kelompok.

Melalui program plasma atau mandiri. Proses budidaya TBS meliputi penanaman, pemeliharaan, hingga panen yang dilakukan secara berkala.

TBS yang berkualitas baik sangat penting karena akan mempengaruhi produksi minyak sawit. Peningkatan produktivitas TBS sering kali didukung oleh penyuluhan pertanian, bimbingan teknis, serta kerja sama dengan perusahaan besar atau koperasi lokal.

TBS menjadi sumber pendapatan utama bagi banyak keluarga di desa, sehingga perkebunan kelapa sawit berperan penting dalam kesejahteraan ekonomi pedesaan, sekaligus menjadi bagian dari sektor industri perkebunan nasional.

“Ya TBS sawit tetap jadi komoditas unggulan, dengan harga tertinggi nasional. di Kalimantan Selatan dengan pendapatan asli daerah selain batu bara.

Sawit menjadi garda terdepan penghasil bahan mentah minyak.  Saya berharap sinergitas antar lembaga dan kementrian terus berjalan dengan baik sehingga mampu mewujudkan penguatan pangan yang berkelanjutan,” tutup Pengeran Khairul Saleh. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026
IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”
KABID HUMAS : Penahanan Babeh Aldo Guna Proses Penyidikan, Begini Reaksi Tim Kuasa Hukum Tersangka
NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel
FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM
HELIKOPTER Water Bombing Dioptimalkan Tangani Karhutla
TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar
KONTROVERSI Pelibatan Babinsa dalam Mengawasi Kepatuhan Wajib Pajak Dikritik – ‘Bisa Menggerus Kepercayaan’

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:00

IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:33

NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:17

HELIKOPTER Water Bombing Dioptimalkan Tangani Karhutla

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:04

TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (tengah) dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) memberikan keterangan kepada pers usai rapat koordinasi membahas peraturan presiden (Perpres) terkait ojek daring (ojol) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Jul 2026 - 23:03

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:56

Petugas kepolisian mengecek barang bukti yang ditampilkan saat konferensi pers kasus judi online jaringan internasional, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/6/2026). (Foto: Antara/Fauzan/kye)

Bisnis

PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:24

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca