PENGAWASAN Harga dan Stok Pangan Diperketat Pemko Banjarmasin

- Penulis

Senin, 17 Maret 2025 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Menjelang Idulfitri 1446 Hijriah, Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar inspeksi ke sejumlah pasar tradisional dan modern pada Senin, (17/03/2025). Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok serta mencegah lonjakan harga yang berpotensi memberatkan masyarakat.

Wali Kota Banjarmasin, H M Yamin HR, yang memimpin langsung pemantauan ini didampingi Wakil Wali Kota Hj Ananda dan Sekdako sekaligus Ketua TPID Ikhsan Budiman bergerak di tiga titik, yakni Pasar Sentra Antasari, Pasar Lima, serta supermarket Hero di Jalan A. Yani Kilometer 5.

Usai melakukan inspeksi, Wali Kota Yamin memastikan bahwa harga bahan pokok masih dalam kondisi stabil.

“Harga-harga saat ini masih normal. Namun, ada beberapa komoditas yang tetap harus kita jaga, terutama menjelang Lebaran, karena biasanya ada oknum pedagang yang memanfaatkan momen ini untuk menaikkan harga,” ujarnya.

Yamin menambahkan bahwa stok bahan pokok di pasar modern juga masih mencukupi. Meski begitu, pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk mengantisipasi lonjakan harga.
“Khusus untuk sayuran seperti cabai, saat ini harganya masih fluktuatif karena permintaan tinggi. Tim kami akan terus mengawasi agar tidak ada lonjakan yang signifikan,” jelasnya.

Ditanya mengenai perbedaan harga antara pasar tradisional dan modern, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, menjelaskan bahwa selisih harga terjadi akibat perbedaan fasilitas dan kualitas produk.
“Misalnya, harga telur di pasar tradisional sekitar Rp27.000 per kilogram, sedangkan di pasar modern mencapai Rp32.000 per kilogram. Ini disebabkan oleh perbedaan kualitas, kemasan, serta pemilahan ukuran,” terang Ikhsan.

Selain memastikan harga, Pemko Banjarmasin juga menjamin ketersediaan stok bahan pokok hingga setelah Lebaran. Untuk bawang putih dan bawang merah dan telor, pemerintah telah bekerja sama dengan pemasok dari Pulau Jawa.

Baca Juga :   FOKUS Pengembangan Bisnis Ritel, BSI Region XI Catatkan Kinerja Positif

“Jika stok lokal tidak mencukupi, kami akan mengambil pasokan dari Brebes, Jawa Tengah, maupun dari Tanah Laut,” tambahnya.

Sementara itu, stok daging di pasar modern seperti Lotte Mart dipastikan aman hingga enam bulan ke depan.

“Terkait daging, penyimpanan di cold storage mereka cukup untuk beberapa bulan ke depan, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Senada dengan itu, M Ardhi Anshari, Manajer Perum Pengadaan Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Selatan juga memastikan bahwa stok beras masih dalam kondisi aman.

“Stok beras kita masih cukup untuk lima hingga enam bulan ke depan. Saat ini, kami juga sedang melakukan penyerapan beras lokal dari petani seiring musim panen di bulan Maret dan April,” ungkap, Manajer Pengadaan Bulog Kalimantan Selatan tersebut.

Perihal kelayakan barang, Yamin pun menegaskan Pemko Banjarmasin akan terus memastikan pengawasan terhadap masa kedaluwarsa barang yang diperjualbelikan di pasar. “Dari hasil pemantauan kami hari ini, belum ditemukan barang kedaluwarsa. Namun, tim kami bersama BPOM akan terus melakukan pengecekan rutin untuk memastikan keamanan produk yang dikonsumsi masyarakat,” tandas Yamin.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PELAKU DAN PENADAH Penggelapan Motor Diringkus Team Reskrim Polsek KPL Banjarmasin
KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel
AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito
DIPANGGIL Gubernur Muhidin Jajaran PLN Daerah dan Pusat
DISITA Rokok Ilegal dan MMEA di Kalsel, Selamatkan Kerugian Negara 15 MIliar Lebih
RIBUAN Ekor Ayam Mati Gegara Listrik Padam, Peternak Ancam Buang Bangkai ke Kantor PLN
PROPAM Polda Kalsel dan POM TNI Sidak Kelengkapan Anggota Polri di Jalan Raya
BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:52

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:49

PELAKU DAN PENADAH Penggelapan Motor Diringkus Team Reskrim Polsek KPL Banjarmasin

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:45

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:34

GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:33

KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:07

BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:04

AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:58

MASYARAKAT tidak Boleh Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru


Foto Ilustrasi. (SI/UT/@Gemini.AI)

Kaltim

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:52

Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun (kiri). (Foto: detikKalimantan/M Budi K)

Hukum

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:45

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca