Pendatang Juluki Banjarmasin Kota Macet

- Penulis

Sabtu, 16 Februari 2019 - 15:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia -Sering terjadi kemacetan pada pintu gerbang masuk Kota Banjarmasin di KM 6 memberi image tersendiri pada Banjarmasin sebagai kota macet terkhusus dari warga asal luar Banjarmasin terutama yang berasal dari Hulu Sungai atau Banua Enam.

Sejumlah warga dari HSS yang berprofesi sebagai pedagang pakaian, Atah mengatakan Kota Banjarmasin seperti kota macet karena selalu dihadapkan kemacetan saat hendak masuk Kota Banjarmasin terutama pada pagi dan sore hari serta jam jam sibuk.

“Selalu kena macet, setiap Senin dan Kamis saya ke Banjarmasin ambil barang untuk dijual di Hulu Sungai. Namun saat memasuki Kota Banjarmasin di pintu gerbang ini terjadi kemacetan terus, kan ini memberi wajah yang tidak baik seperti kota macet jadinya,” ucap Atah kepada wartawan awak media, Selasa (5/2).

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Drs H Ichwan Noor Chalik membenarkan situasi dan kondisi pada pintu gerbang masuk kota selalu dihadapkan kemacetan karena kurangnya penunjuk jalan untuk pengguna jalan yang melintas ingin masuk Kota Banjarmasin.

Baca Juga :   TAHUN 2025, Bank Kalsel Hadirkan Empat Produk Baru

“Sebenarnya ini sudah kami rekayasa jalan, melalui U Turn di pembatas Kota kami tutup agar jalur masuk kota tidak terjadi kemacetan. Namun yang menyebabkan macet di soana berdasarkan pantauan CCTV adalah kurangnya penunjuk jalan soal lajur yang digunakan,” ujar Ichwan kepada awak media, Rabu (6/2) siang.

Bahkan Ichwan mengaku sekarang sudah diberikan median jalan yang nampak agar penggunaan lajur lebih tertib seperti pengguna jalan yang hendak masuk Kota Banjarmasin memakai lajur kiri dan pengguna jalan yang hendak ke Jalan Pramuka atau balik arah hendaknya menggunakan lajur kanan.

“Macet di KM 6 ini benar disebabkan kekurang pahaman oleh pengguna jalan harusnya perilaku masyarakat ini bisa semakin hari semakin berkurang karena median jalan pun sudah kami buat. Namun saya tidak bisa menyalahkan pengguna jalan karena memang penunjuk jalan juga belum terpasang di sana,” ungkapnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar
KORBAN TENGGELAM Mengenakan Pakaian Ayahnya, Terseret Radius 10 Kilometer dari Lokasi Awal Kampung Sasirangan
JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan
HARI JADI ke-27 Banjarbaru, Ketua DPRD Kalsel Ajak Perkuat Sinergi
PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi
KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban
TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:03

MENTAN: Mulai 1 Juli Indonesia Stop Impor Solar, Mulai Terapkan B50

Kamis, 16 April 2026 - 19:32

RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda

Rabu, 15 April 2026 - 21:42

BANDARA Syamsudin Noor Siap Layani 6.758 Jemaah Haji

Rabu, 15 April 2026 - 21:36

PEMASUKAN Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 23:51

PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton

Selasa, 14 April 2026 - 12:51

KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha

Senin, 13 April 2026 - 13:43

HARGA “BAPOKING” di Pasar Antasari Banjarmasin Ditemukan di Atas Ketentuan

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad Muhammad Zaini (19), Senin (20/4/2026) siang yang tenggelam di Sungai Martapura. (SuarIndonesia/Ist)

Headline

JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan

Senin, 20 Apr 2026 - 15:56

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca