PENARIK BECAK “Melepas Nyawa” Disela Mengantar Penumpang Penjual Jamu Gendong

- Penulis

Minggu, 4 September 2022 - 19:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Seorang penarik becak, Jumaniansyah (47), ditemukan tak bernyawa di Jalan Kampung Melayu Darat Gang IV, RT 07 Kelurahan Melayu, Banjarmasin Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (4/9/2022).

Korban diketahui beralamat Jalan Bina Karya Simpang Jagung RT 65 RW 04 Banjarmasin Barat..

Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Dodi Haryanto SIK melalui Kanit Reskrim, Iptu I Gusti Ngurah Utama Putra STRiK, menyebutkan bahwa kejadian sudah penanganan pihaknya.

Dimana ketika itu dalam perjalanan mengantarkan penumpang yang juga saksi yakni Tarti ke Jalan A Yani km 3.5.

Saat saat melintas di kawasan Jalan Kampung Melayu tersebut, Tarti yang merupakan seorang penjual jamu gendong meminta berhenti karena ada orang mau membeli.

Sementara Tarti melayani pembeli jamu, Jumaniansyah beristirahat sebentar dan besandar di depan pagar rumah warga.

Tdak berapa lama kemudian korban tiba-tiba terjatuh terlentang ke tanah.

Melihat kejadian tersebut Tarti dan masyarakat sekitar mencoba menolong korban lalu memeriksa keadaannya, namun  korban dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga :   ULM JUARA Olimpiade Anatomi Nasional Empat Tahun Berturut-turut

Kemudian pihak kepolisian pun datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan selanjutnya korban dibawa ke Instalasi Pemulasaraan RSUD Ulin.

Hasil pemeriksaan visum luar dari rumah sakit, lanjut Kanit, berdasarkan keterangan dokter forensik, jika sementara korban meninggal dunia diduga dikarenakan adanya luka terbuka di belakang kepala.

“Keterangan dokter forensik luka tersebut diduga akibat dari terbentur benda yang permukaanya tajam (dinding pagar marmer di TKP).

Dan luka di kepala korban mengakibatkan korban tidak sadarkan diri sampai meninggal dunia karena lemas kekurangan oksigen.

Ditambah keterangan pihak keluarga, almarhum sudah lima bulan ini memiliki riwayat penyakit hipertensi (darah tinggi) dan pernah terserang stroke.

“Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukannya autopsi dan telah dibuatkan surat pernyataan penolakan autopsi,” tutup Kanit Reskrim. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS VIDEO PORNO Sambas: Si Biduan Bertato dan 3 Orang Diperiksa
KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi
KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel
TEKAN ANGKA KECELAKAAN, Kakorlantas Resmikan Beroperasinya “Safety Driving Center” di Mapolda Kalsel
IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!
EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”
DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027
KEPALA BNN Usulkan Vape Pelarangan dalam RUU Narkotika dan Psikotropika

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 23:09

KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi

Rabu, 8 April 2026 - 22:47

KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel

Rabu, 8 April 2026 - 21:22

IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 23:29

DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027

Selasa, 7 April 2026 - 21:50

SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel

Selasa, 7 April 2026 - 19:04

BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg

Selasa, 7 April 2026 - 18:35

DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pesut. (Dok Yayasan Konservasi RASI)

Kaltara

POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor

Rabu, 8 Apr 2026 - 23:38

Kalsel

KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel

Rabu, 8 Apr 2026 - 22:47

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca