Pemprov Pertimbangkan Biaya Pembangunan dari Obligasi

- Penulis

Minggu, 17 Februari 2019 - 23:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Sistem obligasi atau jaminan untuk mendapatkan utang saat ini tidak hanya bisa dilaksanakan oleh pihak swasta, namun pemerintah pun bisa melakukan hal tersebut.

Atas dasar itu, Pemprov Kalsel mulai mempertimbangkan obligasi untuk menambah keuangan guna menunjang pembangunan.

Wakil Gubernur Kalsel, H Rudy Resnawan mengatakan, pihaknya tertarik dengan obligasi daerah. Obligasi daerah bisa mendapatkan sumber pendanaan yang baru untuk melakukan pembangunan.

“Kita sudah berbincang-bincang dengan Pak Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun dengan OJK (otoritas jasa keuangan) yang memberikan gambaran tentang obligasi daerah sebagai sumber pendanaan untuk pembangunan daerah, ini sangat menarik sekali,” ujarnya Jumat (15/2) lalu di hadapan peserta Forum resmi Indonesia Stock Exchange (IDX), di Gedung Bursa Efek, Jakarta.

Baca Juga :   13 KABUPATEN/KOTA Telah Digelorakan Polda Kalsel Deklarasi Pilkada Damai 2024

Dirinya belum bisa memastikan kemungkinan Pemprov Kalsel akan menerbitkan obligasi daerah, sebab harus mempelajari terlebih dahulu.

“Ini saya diundang pertama untuk melakukan pembukaan perdagangan. Tadi sudah bincang-bincang dengan Pak Dirut, sangat banyak dapat masukan dari beliau, untuk bagaimana memggunakan obligasi daerah,” tambahnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar
KORBAN TENGGELAM Mengenakan Pakaian Ayahnya, Terseret Radius 10 Kilometer dari Lokasi Awal Kampung Sasirangan
JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan
HARI JADI ke-27 Banjarbaru, Ketua DPRD Kalsel Ajak Perkuat Sinergi
GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju
HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung
MENTAN: Mulai 1 Juli Indonesia Stop Impor Solar, Mulai Terapkan B50
PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:03

MENTAN: Mulai 1 Juli Indonesia Stop Impor Solar, Mulai Terapkan B50

Kamis, 16 April 2026 - 19:32

RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda

Rabu, 15 April 2026 - 21:42

BANDARA Syamsudin Noor Siap Layani 6.758 Jemaah Haji

Rabu, 15 April 2026 - 21:36

PEMASUKAN Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 23:51

PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton

Selasa, 14 April 2026 - 12:51

KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha

Senin, 13 April 2026 - 13:43

HARGA “BAPOKING” di Pasar Antasari Banjarmasin Ditemukan di Atas Ketentuan

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad Muhammad Zaini (19), Senin (20/4/2026) siang yang tenggelam di Sungai Martapura. (SuarIndonesia/Ist)

Headline

JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan

Senin, 20 Apr 2026 - 15:56

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca