Pemko-Komunitas Penyandang Disabilitas Rayakan HDI Bertajuk Kayuh Baimbai

- Penulis

Jumat, 30 November 2018 - 18:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Pemerintah Kota Banjarmasin dan komunitas penyandang disabilitas akan merayakan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Banjarmasin, Sabtu-Minggu (1-2) Desember 2018. Ajang ini hasil kerja sama Pemko dan Sentra Advokasi Perempuan Difabel dan Anak (Sapda) Yogya.

Ketua Pelaksana HDI, Slamet Triadi, menyampaikan peringatan HDI 2018 berbeda dari tahun sebelumnya. Pemko mendorong komunitas penyandang disabilitas terlibat aktif sebagai penyelenggara.

HDI 2018 akan dihadiri oleh penyandang difabel, murid sekolah inklusi, perusahaan swasta, perwakilan pemerintah pusat, serta para duta besar yang mendukung gerakan kota inklusi.

Ia menargetkan 700 orang difabel hadir di Siring Balai Kota Banjarmasin. HDI diisi lomba menggambar dan mewarnai, melukis di atas tanggui, pembacaan puisi, fotografi dan tari.

Selain itu, peringatan HDI 2018 diramaikan deklarasi duta anak inklusi, seminar dan lokakarya, serta talkshow. Seluruh rangkaian kegiatan bertajuk Kayuh Baimbai: Kami Bisa, Kita Sama.

Slamet menuturkan penyandang disabilitas harus secara mandiri terlibat aktif dalam kegiatan HDI. “Ini adalah momen menunjukkan kepada dunia bahwa kami ada,” ujar Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Banjarmasin melalui siaran pers Jumat (30/11) 2018.

Ia menegaskan ada tiga hal utama yang hendak disampaikan kepada publik. Pertama, pengarusutamaan disabilitas. Kedua, mempromosikan inklusifitas bahwa setiap orang berhak tidak didiskriminasi sebagai warga negara.
Tujuan terakhir mendorong keterlibatan penyandang disabilitas dalam berkarya dan berkreasi. “Tidak ada perbedaan dalam hak maupun kewajiban. Mari mewujudkan masyarakat inklusi. Bebas terbuka tanpa ada yang terpinggirkan,” ujarnya.

Puncak HDI diisi pameran hasil karya disabilitas, pelelangan hasil karya peserta lomba, penampilan tarian oleh penyandang disabilitas, penampilan puisi pemenang lomba, pantomim gerak bahasa tubuh oleh penyandang disabilitas, penampilan drama oleh penyandang disabilitas, kampanye bahasa isyarat rungu wicara, konvoi roda tiga dan jalan santai, serta roleplay menjadi difabel oleh non difabel.

Baca Juga :   SIAP SIAGA Banjarmasin Hadapi Potensi Banjir!

Kasubbid Politik Pemerintahan Bidang Sosial Budaya Barenlitbangda Kota Banjarmasin, Dr. Ibnu Sabil, mengatakan acara ini mewujudkan Banjarmasin sebagai kota inklusi. Peringatan HDI merupakan momentum pemko mempromosikan program pemerintah ramah difabel.

“Ambil contoh, Kota Banjarmasin bakal memiliki kelompok paduan bahasa isyarat. Diisi oleh para rungu wicara. Banjarmasin akan mempelopori ini. Sebelumnya wacana ini belum pernah ada di Indonesia, bahkan dunia,” ujar Sabil.

Sabil mengungkapkan Kota Banjarmasin turut mempelopori suara politik penyandang disabilitas. Bukan hanya sebagai pemilih, tapi dapat kuorum seperti kaum perempuan yang diakui pemerintah. Rencana ini akan disampaikan ke pemerintah pusat.

Peringatan HDI 2018 menjadi pemantik awal informasi job fair bagi penyandang disabilitas. Ini bertujuan menyongsong wacana job fair yang rencananya bakal digelar tahun 2019 mendatang.

Selain menggelar Peringatan HDI 2018, Sabil menuturkan hubungan antara pemko dan Sapda memang telah terjalin lama. Mereka telah menyusun roadmap kota inklusi untuk mewujudkan Kota Banjarmasin sebagai menjadi ramah disabilitas. Ia mengklaim Banjarmasin sebagai kota pertama di Indonesia yang meluncurkan dokumen cetak biru untuk mencapai kota inklusi.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel
TEKAN ANGKA KECELAKAAN, Kakorlantas Resmikan Beroperasinya “Safety Driving Center” di Mapolda Kalsel
EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”
DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027
SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel
BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg
DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
TERUNGKAP MOTIF Kasus Pembunuhan di Surgi Muft Banjarmasin, Begini Pengakuan Pelaku

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 23:09

KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi

Rabu, 8 April 2026 - 22:47

KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel

Rabu, 8 April 2026 - 21:22

IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 23:29

DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027

Selasa, 7 April 2026 - 21:50

SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel

Selasa, 7 April 2026 - 19:04

BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg

Selasa, 7 April 2026 - 18:35

DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pesut. (Dok Yayasan Konservasi RASI)

Kaltara

POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor

Rabu, 8 Apr 2026 - 23:38

Kalsel

KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel

Rabu, 8 Apr 2026 - 22:47

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca