Pejabat Dinas Kesehatan Pelabuhan (KKP) memantau suhu tubuh penumpang di terminal kedatangan Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin. (Antaranews Kalsel/ Yose Rizal)
SuarIndonesia – Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin telah menginstal pemindai termal sebagai tindakan pencegahan terhadap novel corona virus (2019-nCoV), yang berasal dari Kota Wuhan, Cina.
Kepala Komunikasi dan Hukum Bandara Internasional Aditya Putra Patria dikutip dari Antara, Jumat (24/1/2020) mengatakan, perangkat untuk memantau suhu tubuh penumpang telah dipasang sejak Kamis (23/1/2020).
“Jadi ketika mereka (penumpang) melewati suhu tubuh mereka bisa langsung dipindai,” ungkapnya.
Dia mengatakan pemasangan perangkat itu atas inisiatif Kementerian Kesehatan yang dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dengan menempatkan beberapa petugas di terminal kedatangan untuk mencegah virus.
“Kami berharap perangkat ini (pemindai termal) dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi orang-orang di Kalimantan Selatan. Karena bandara ini dilewati oleh 8.000 hingga 9.000 penumpang setiap hari sebagai pintu masuk ke luar. Dan kami telah mencoba mencegah penyebaran virus korona,” tuturnya.
Sementara operator pemindai termal Bahriansyah mengatakan, perangkat pemindaian dilengkapi dengan monitor layar yang secara otomatis merekam atau menangkap setiap penumpang yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat.
Meskipub begitu, alat itu tidak dapat memastikan apakah ada orang dengan suhu tubuh tinggi terinfeksi oleh virus.
“Perangkat tidak dapat memastikan jenis penyakit siapa pun. Tetapi setiap penumpang yang tercatat dengan suhu tinggi di atas 38 derajat, dia akan diperiksa untuk memastikan sumber panasnya,” jelasnya.
Jika berasal dari tubuh, penumpang disarankan untuk menjalani pemeriksaan ke laboratorium atau rumah sakit.(Antara/RA)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















