Pemantaun Hilal di Banjarmasin Terhalang Awan

- Penulis

Minggu, 5 Mei 2019 - 22:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Meski Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan 1 Ramadhan 1440 Hijriah jatuh pada Senin (06/05/2019) namun pemantauan hilal di Banjarmasin tetap dilakukan, namun sayang hilal tak terlihat jelas karena terhalang awan.

Rukyatul hilal yang dipimpin Kepala Kantor Kementrian Agama Kalsel, Noor Fahmi itu dan disaksikan sejumlah ormas Islam, dilakukan di Bank Kalsel, Lantai 7, Minggu (5/5) sore.

Metode rukyat yakni aktivitas mengamati visibilitas hilal, yakni penampakan bulan sabit yang nampak pertama kali setelah terjadinya ijtimak (konjungsi).

Awalnya, matahari masih terlihat jelas sekitar pukul 17.00 WITA. Namun, ketika masuk Maghrib saat terbenamnya matahari pukul 18.18 WITA, tak terlihat bulan sabit karena matahari terlindung awan.

“Karena tertutupi awan mendung jadinya hilal tidak terlihat. Namun kondisi ini tetap kita sampaikan ke pemerintah pusat apa pun hasilnya. Itu sebagai hasil mereka,” terang Noor Fahmi.

Baca Juga :   DINAS PUPR Kalsel Dingatkan Hati-hati, Anggaran di Tahun 2025 Capai Rp 2,8 Triliun

Tidak hanya Fahmi saja yang melihat langsung, sejumlah saksi yang hadir juga tak melihat tampak bulan sabit melalui teloskop. “Kami sarankan kita mengikuti metode hisab,” beber Fahmi.

Metode hisab merupakan perhitungan secara matematis dan astronomis untuk menentukan posisi bulan dalam menentukan dimulainya awal bulan pada kalender Hijriah.

Makanya, Fahmi tetap mengembalikan sepenuhnya kepada pemerintah pusat dalam menentukan awal bulan puasa. ” Kita serahkan ketentuan awal bulan puasa ini kepada pemerintah pusat,” ujarnya.

Meskipun begitu, ia mengimbau masyarakat muslim khususnya di Kalsel agar bisa mengikuti kebijakan pemerintah pusat dalam menunjukkan awal Ramadhan 1440 H.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DISEJUTUI Pembentukan CDOB Kabupaten Tanah Kambatang Lima, Penyangga IKN
PELATIH SILAT di Banjarmasin Diduga “Seks Menyimpang” Terhadap Muridnya Dibawah Umur
PEMDA Diminta tidak Lengah Meski Inflasi Terkendali
KETUA KPRP: Pengangkatan Kapolri Tetap Lewat Persetujuan DPR
PRESIDEN Putuskan Pembatasan Jabatan Polri di Luar Institusi
PEMERINTAH Kaji CNG sebagai Pengganti LPG 3 Kg
PANGDAM XXII/Tambun Bungai Berkolaborasi “Gerak Bersama” di Banjarmasin
MENURUN Kunjungan Wisata Geopark Meratus, Ini Penyebabnya

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:21

DPRD KALSEL Beri Rekomendasi LKPj 2025 dan Restui Pemekaran

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:31

KETUA KPRP: Pengangkatan Kapolri Tetap Lewat Persetujuan DPR

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:21

PRESIDEN Putuskan Pembatasan Jabatan Polri di Luar Institusi

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:07

PEMERINTAH Kaji CNG sebagai Pengganti LPG 3 Kg

Senin, 4 Mei 2026 - 23:59

GO NASIONAL Sasirangan Todak Persit Kartika Chandra Kirana PD XXII/Tambun Bungai

Senin, 4 Mei 2026 - 20:04

POLRI akan Miskinkan Pengoplos LPG dengan Pasal TPPU

Senin, 4 Mei 2026 - 19:55

SKK MIGAS Temukan 13 Sumur dengan Cadangan Minyak 1 Juta Barel

Senin, 4 Mei 2026 - 19:15

ANGGOTA DPRD KALSEL Angkat Bicara Soal Keresahan Tarif Listrik Tiba-tiba “Menyengat”

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca