PELATIHAN SPPI Diarahkan pada Penguatan Materi Manajerial

- Penulis

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman. (Foto: Kantor Staf Kepresidenan)

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman. (Foto: Kantor Staf Kepresidenan)

SuarIndonesia — Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menyampaikan pemerintah telah mengarahkan evaluasi pelatihan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) pada penguatan materi manajerial sebagai upaya penyempurnaan pelaksanaan program.

Dalam kunjungan di Sumedang, Jawa Barat, Selasa (30/6/2026), Dudung mengatakan upaya penyempurnaan pelaksanaan program tersebut merupakan hasil dari evaluasi yang telah berjalan sehingga pelatihan lebih berorientasi pada kebutuhan peserta.

“Evaluasi sudah berlangsung. Kegiatan-kegiatan fisik sudah ditiadakan, dikurangi semaksimal mungkin dan dititikberatkan pada bagaimana manajemen perkoperasian karena ini calon-calon manajer nantinya,” katanya.

Dudung juga telah menyampaikan bahwa pemerintah juga sedang menyederhanakan durasi pelatihan sebagai hasil evaluasi, selain penyesuaian materi pembekalan.

Ia menegaskan evaluasi pembekalan yang diberikan kepada peserta SPPI tersebut dipersiapkan untuk mencetak calon manajer koperasi yang memiliki kemampuan mengelola organisasi dan usaha secara profesional.

“Pembekalannya mungkin pembekalan secara teori dan praktik tentang manajemen dan waktunya saya mendapat informasi dipersingkat,” tutur Dudung dilansir dari Antara.

Dudung juga menjelaskan materi dasar kemiliteran yang sebelumnya diberikan kepada peserta merupakan pengenalan bela negara sebagai bagian dari konsep pertahanan rakyat semesta, bukan pendidikan tempur seperti yang dijalani prajurit.

Baca Juga :   ENAM Kementerian Bersatu Lawan Kekerasan Anak

Menurut ia, pengenalan tersebut bertujuan memberikan pemahaman dasar mengenai sistem pertahanan negara dan kesiapsiagaan warga negara, tanpa membekali peserta dengan taktik maupun operasi tempur yang menjadi kewenangan prajurit militer.

Ia menambahkan evaluasi terhadap pelaksanaan pelatihan SPPI akan terus dilakukan agar materi yang diberikan semakin selaras dengan tujuan program, yakni menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan manajerial agar dapat melakukan pengelolaan secara profesional. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI
PRAPERADILAN Febrie Ditolak
KASUS Korupsi Kouta Haji: Hakim Tolak Perlawanan Eks Menag Yaqut
TERBAKAR Mobil Pick up Bermuatan 10 Jerigen Solar
KPK: Korupsi di Pengadaan Bisa Bikin Kualitas Pembangunan Turun
DIBONGKAR Sindikat Penyelundupan Emas Ilegal ke Hong Kong
27.485 SPPG Diaudit dan 463 Dapur MBG Dibekukan Sementara
DIBANTU Pendanaan Pribadi H. Isam Penanganan Karhutla di Kalsel 100 Unit Pompa Air dan Dana Operasional 7,6 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49

UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:28

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:37

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Berita Terbaru

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang. (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

Internasional

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:53

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (detikcom/Gilang Faturahman)

Hukum

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca