PELAJAR Kalsel Ikuti Olimpiade Madrasah Indonesia Riset 2025

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 23:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para siswi madrasah di Kabupaten Tanah Bumbu saat mengikuti kegiatan Olimpiade Madrasah Indonesia Riset tingkat kabupaten/kota tahun 2025 yang digelar Kementerian Agama RI, di Tanbu pada 11 September 2025. (SI/Dok Kemenag Kalsel)

Para siswi madrasah di Kabupaten Tanah Bumbu saat mengikuti kegiatan Olimpiade Madrasah Indonesia Riset tingkat kabupaten/kota tahun 2025 yang digelar Kementerian Agama RI, di Tanbu pada 11 September 2025. (SI/Dok Kemenag Kalsel)

SuarIndonesia — Para pelajar di Provinsi Kalimantan Selatan mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia Riset 2025 yang digelar Kementerian Agama RI.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalsel H Muhammad Tambrin di Banjarmasin, Senin (15/9/2025), menyampaikan antusias pelajar khususnya madrasah di provinsi ini sangat tinggi untuk mengikuti olimpiade ini.

Dia mengatakan pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia Riset untuk tingkat kabupaten/kota secara nasional, termasuk di Provinsi Kalsel pada 9-12 September 2025.

Kemudian dilanjutkan hingga tingkat provinsi dan pusat pada Oktober 2025.

“Saya sangat apresiasi para pelajar madrasah di provinsi ini berperan aktif untuk mengikuti ajang ini, demikian juga dukungan Kemenag kabupaten/kota dan madrasah,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Tanah Bumbu, H Mahmud menyampaikan pihaknya baru saja menyelesaikan program Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 tingkat kabupaten/kota.

“Pada 17 September 2025 kita akan menentukan peserta yang akan maju ke tingkat provinsi,” katanya.

Di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Tanah Bumbu terdapat empat siswi siap berlaga pada Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Riset 2025, yakni Rizqina Habibatul Husna (IX D), Nabila Nadzwa (IX D), Zahra Tullatifah (IX A) dan Fayla Shareefa Jehan (VIII B).

Baca Juga :   AMUK API di Kelayan A Hanguskan Sejumlah Rumah, Seorang Perempuan Bikin Geger

Guru pembina riset MTsN 1 Tanbu Asti Wulandari mengatakan keempat siswinya tersebut telah melalui proses bimbingan intensif dan seleksi ketat di tingkat internal madrasah.

Dia menjelaskan tema ekoteologi yang memadukan ilmu ekologi dan teologi, menjadi poin penting dalam penelitian keempat siswinya tersebut.

Menurut dia, ekoteologi menyoroti hubungan antara manusia, alam dan Tuhan, serta peran agama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa menjaga alam adalah bagian dari ibadah. Melalui riset ini, siswa belajar bahwa ajaran Islam sangat menganjurkan kita untuk menjadi manusia yang bertanggung jawab dalam melestarikan bumi,” ujar Asti dilansir dari AntaraNews.

Asti menyampaikan partisipasi ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan berharga bagi para siswinya untuk menambah wawasan, pengalaman dan jejaring dengan peneliti muda dari seluruh Indonesia.

“Menang atau kalah itu urusan belakangan, yang terpenting adalah proses belajarnya. Semoga mereka bisa memberikan yang terbaik dan memberikan pengalaman berharga yang bisa dibagikan kepada teman-temannya,” katanya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton
ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”
KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”
GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla
TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Senin, 13 April 2026 - 23:06

TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca