Suarindonesia – Terjadinya penghentian distribusi air bersih masih berlangsung di tiga wilayah di Banjarmasin, akhirnya berdampak pada ribuan warga mengeluhkan kondisi yang disebabkan oleh jebolnya sambungan pipa utama air baku dari Sungai Tabuk yang terjadi Jum’at (15/2/2019) petang.
Salah seorang warga Banjarmasin Utara yang mengeluhkan penghentian distribusi air bersih tersebut, sangat membuat kurang enak karena harus membeli air golon untuk kebetuhan mandi dan sebagainya.
Bahkan, dia mengaku sudah dua hari mengeluarkan dana ekstra untuk membeli air galon untuk mandi karena sisa air yang dimilikinya saat pemberhentian distribusi air secara mendadak sudah habis sejak Sabtu siang.
“Habis-habisan ini air bersih, saya saja hari ini sampai mandi dengan air galon. Mudah-mudahan cepat dibuka lagi distribusi air bersih, ini seperti berada di tengah kota air namun susah mendapatkan air,” ucapnya kepada Suar Indonesia MInggu (17/2), sore.
Menanggapi hal tersebut PDAM Bandarmasih melalui Direktur Operasional, H Supian MT, kepada awak media menyampaikan PDAM secara gratis menyediakan air melalui mobil tangki, mobil pick up dan mobil pemadam sejumlah 15 buah mobil untuk menyebar di tiga kecamatan terdampak mati total.

“Kita sudah menyediakan armada dan menambah dengan mobil pemadam ke seluruh wilayah terdampak. Masyarakat wilayah tertentu juga kita gratiskan air ini, kita sediakan kran-kran air juga untuk masyarakat ini,” ujar Supian.
Selain itu Supian menargetkan kembali selesai perbaikan pada hari ini pukul 05.00 sore dan kemungkinan malam sudah terhubung koneksi untuk dialirkan air bersih lagi dan bisa dinikmati kembali oleh pelanggan PDAM.
“Mungkin malam ini juga wilayah terdekat sudah normal distribusinya, tetapi wilayah ujung bisa menunggu satu hari setelahnya baru bisa normal kembali aliran air, dan PDAM memohon maaf karena kejadian diluar kendali, kecelakaan terjadi tidak direncanakan sehingga mati secara mendadak,” katanya.
Selain itu Supian juga menyampaikan proses perbaikan sudah 85% selesai tinggal merapikan sambungan dan menutup kembali sambungan yang sudah digali dalam tanah untuk dirapikan sesuai dengan keadaan sebelumnya.
Sedangkan Walikota H Ibnu Sina mengajak masyarakat untuk lebih bersabar karena PDAM sudah berupaya untuk mengembalikan pipa yang jebol dan diharapkan kondisi ini juga diperlu dimaklumi.
Namun yang penting diharapkan PDAM Bandarmasih tetap memberilkan pelayanan dengan mobil tangki bagi warga yang membutuhkan air bersih dan diharapkan kondisi tersebut bisa dimengerti.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















