Palangka Raya ‘Belajar’ Peningkatan PAD dengan Banjarmasin

Palangka Raya ‘Belajar’ Peningkatan PAD dengan Banjarmasin

Suarindonesia – Walikota Palangka Raya, Kalimantan Tengah Fairid membawa rombongan 130 orang pejabat Pemko Pakangka Raya melakukan kunjungan kerja tentang pengelolaan dan inovasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah ((PAD) Pemko Banjarmasin.

Tak tanggung-tanggung, walikota termuda di Indonesia (33) ini didampingi wakilnya Hj Umi Mastikah dan sekdanya, juga sekitar 20 lebih anggota dewan kota setempat yang acaranya digelar di Aula Kayuh Baimbai, Balaikota Banjarmasin, Senin, (21/1) siang.

Fairid mengungkapkan, sangat tertarik mempelajari Pemko Banjarmasin yang memiliki APBD lebih besar dari kotanya, di mana Palangka Raya dan Banjarmasin sama-sama kedudukannya sebagai ibu kota provinsi.

‘’APBD kota kami hanya Rp1,1 triliun, sedangkan Kota Banjarmasin sebesar Rp1,7 triliun,” ungkap Fairid.

Menurut dia, pemerintahannya tertarik bagaimana Pemko Banjarmasin bisa menggali begitu besar PAD pada pajak daerah, misalnya sektor pajak rumah makan, penerangan jalan umum, pajak perhotelan dan hiburan.

“Inovasi-inovasi ini yang hendak kita contoh, sehingga daerah kita bisa menggali potensi yang sama demi kemajuan pembangunan,” katanya.

Sebenarnya, kata Fairid, kondisi kotanya dengan Banjarmasin hampir tidak jauh berbeda. Tidak memiliki kekayaan alam sebagai pendapatan daerah yang besar misalnya sebagai daerah pertambangan. Kenyataannya hanya mengandalkan sebagai kota perdagangan dan pariwisata.

‘’Tidak salah kita belajar dengan kota yang lebih tua ini, sebagai keseriusan, maka kita bawa semua unsur, agar sinergi semuanya,” tutur Fairid.(SU)

 214 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: