OIKN: Realisasi Investasi di Kota Nusantara Capai Rp47,5 Triliun

- Penulis

Senin, 29 Januari 2024 - 23:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala OIKN Bambang Susantono. [ANTARA/Nyaman Bagus P]

Kepala OIKN Bambang Susantono. [ANTARA/Nyaman Bagus P]

SuarIndonesia — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melaporkan realisasi investasi yang masuk dalam pembangunan Kota Nusantara, ibu kota masa depan Indonesia, hingga kini sekitar Rp47,5 triliun.

Realisasi investasi yang masuk dalam pembangunan Kota Nusantara sampai peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan fisik baru tahap empat pada Januari 2024, jelas Kepala OIKN Bambang Susantono di Penajam, Senin (29/1/2024), telah mencapai sekitar Rp47,5 triliun.

“Sepanjang 2023 realisasi investasi yang dicapai Rp41,4 triliun. Investasi bertambah Rp6,1 triliun hingga kini,” ujarnya lagi.

Realisasi investasi itu berasal dari investor swasta mencapai lebih Rp39,5 triliun, dan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekitar Rp8 triliun.

OIKN menargetkan investasi publik yang masuk dalam pembangunan Kota Nusantara hingga akhir 2024 lebih kurang Rp100 triliun, yang bisa berasal swasta maupun BUMN.

BUMN dan investor swasta yang telah bergabung terlebih dahulu dalam pembangunan Kota Nusantara, menurut dia, bisa menciptakan sentimen positif untuk menarik investor baru.

Penanam modal (investor) pertama yang lebih dahulu terlibat dalam pembangunan Kota Nusantara mendapat hak istimewa, lanjut dia, yakni bisa mencari tempat strategis untuk mengembangkan usaha atau bisnis.

Baca Juga :   BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Kegiatan investasi (penanaman modal) dalam pembangunan Kota Nusantara di sebagai wilayah Provinsi Kalimantan Timur bakal terus berproses tanpa henti, diharapkan dapat mencapai target yang telah ditetapkan.

“Kami yakin investasi Kota Nusantara tetap akan berjalan, kendati saat ini dalam masa Pemilu 2024,” katanya seperti dikutip AntaraNews.

OIKN optimistis akan lebih banyak lagi investor yang menanamkan modal jangka panjang dalam pembangunan Kota Nusantara pada 2024, demikian Bambang Susantono.

Dana pembangunan Kota Nusantara pada sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur itu disebutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) lebih kurang Rp466 triliun dengan hitungan sekitar 19-20 persen berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan kisaran 80 persen melalui investasi. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima
DUA Helikopter Dikerahkan Cari 68 Korban KM Virgo di Laut Jawa
BIAYA HAJI 2027: Presiden Prabowo Usulkan Komposisi 52:48
HARI KE-14: Tiga Kapal Negara Perkuat Operasi SAR KMP Virgo Transport 8
OPERASI Pencarian Korban KM Virgo Dilanjutkan Tujuh Hari Berikutnya, 71 yang Belum Ditemukan
KORUPSI PERTAMBANGAN: Tim Jampidsus Geledah Sejumlah Lokasi di Kaltara
KORUPSI NIKEL: Kejagung Tetapkan Korporasi dan Empat Orang Tersangka
KASUS SAMIN TAN: 436 Ribu Ton Batu Bara Dilelang Kejagung, Laku Rp 179 M

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Jumat, 18 September 2026 - 21:03

KEJAGUNG Kawal Tiga Proyek Jalan IKN

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Rabu, 16 September 2026 - 20:59

KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’

Selasa, 15 September 2026 - 21:18

KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 20:52

DIPANTAU Keberadaan Orang Utan di Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung

Berita Terbaru

Penangkapan tersangka kelima dalam perkara dugaan korupsi tata kelola komoditas nikel periode 2017–2020, MTP oleh Tim penyidik Direktorat Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).(Foto: HO-Kejagung)

Hukum

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Senin, 28 Sep 2026 - 21:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca