MURID DAN GURU Terpapar Covid-19, SDN Pengambangan 8 Kembali Daring

- Penulis

Jumat, 16 Juli 2021 - 21:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang dijalankan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pengambangan 8 terpaksa dihentikan. Hal itu terjadi lantaran diketahui adanya kabar satu siswa dan satu guru di sekolah tersebut terpapar Covid-19.

Hal itu dikuatkan dengan hasil pantauan, sekolah yang beralamat di Jalan Simpang Pangambangan, RT 10, Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timur itu nampak pagar tertutup rapat dengan rantai dan gembok.

Tak terlihat adanya adanya bekas aktivitas belajar mengajar di sekolah. Usut punya usut, berdasarkan pengakuan salah satu warga yang tinggal di sekitar sekolah itu, sejak hari ini, Jumat (16/07/2021), Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN Pengambangan 8 diliburkan.

Kondisi tersebut, dibenarkan oleh Sarkamah, orang tua siswa SDN Pengambangan 8 yang tempat tinggalnya tidak jauh dari sekolah.

Saat dibincangi awak media, istri dari penjaga sekolah SDN Pengambangan 8 itu mengatakan, piha sekolah terpaksa menutup aktivitas PTM lantaran adanya siswa dan guru yang sakit

 

 

MURID DAN GURU Terpapar Covid-19, SDN Pengambangan 8 Kembali Daring (2)

 

 

“Kemarin, Kamis (15/07/2021) ada pengumuman dari guru sekolah libur sementara 10 hari. Kabarnya ada siswa dan gurunya yang sakit bergejala Covid-19,” ucapnya pada awak media, Jumat (16/07/2021) siang.

Meski demikian, ibu berusia 38 tahun itu mengaku tidak merasa khawatir dengan adanya kabar tersebut. Karena kedua orang anaknya yang duduk di bangku kelas IV dan V yang juga bersekolah di situ pergaulannya tidak jauh dari rumah.

“Aman saja, tidak terlalu khawatir. Karena mereka berdua mainnya di sekitar rumah saja, tidak jauh. Yang pertama bernama Salsabila Azzahra kelas V dan kedua bernama Nanda Aulia Putri kelas IV,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Sekolah SDN Pengambangan 8, Rusmina juga membenarkan, bahwa ada salah seorang siswa kelas IV dan satu orang guru yang terkonfirmasi positif. Ia mengatakan bahwa mereka berdua itu adalah orangtua dan anak.

“Sesuai hasil swab antigen siswa dinyatakan positif. Memang sakitnya kearah gejala Covid-19. Sehingga untuk jaga-jaga kita tutup sementara tanggal 26 Juli mendatang,” ujarnya melalui sambungan telepon, Jumat (16/07/2021) sore.

Ia menceritakan, kronologi awal mula siswa dan guru bersangkutan dinyatakan positif Covid-19. Mulanya pada hari pertama PTM 12 Juli, siswa dan guru tersebut sempat turun ke sekolah dan masih terlihat segar bugar.

Baca Juga :   STATUS TERSANGKA Gubernur Kalsel Paman Birin, Gugur ! Menang Praperadilan Lawan KPK

Kemudian pada malam harinya, mereka sekeluarga pergi membesuk mertuanya yang lagi sakit. Setelah hari berikutnya, si anak (siswa) dan ibunya mulai merasakan tidak enak badan.

Namun anehnya, guru yang merupakan ayahnya tetap turun ke sekolah. Padahal jelas, anak dan istrinya sudah dinyatakan positif dari hasil swab antigen.

“Siswa dan ibunya dikabarkan sakit batuk, flu, panas. Lalu siswa bersangkutan minta izin tidak masuk sekolah karena sakit sejak rabu (14/07) lalu,” bebernya.

Kemudian, guru tersebut sempat meminta izin pulang lebih dulu dengan alasan ingin merawat anak dan istrinya yang sedang sakit.

Namun pada malam harinya, guru bersangkutan menghubungi dirinya untuk izin tidak masuk sekolah karena sakit, dengan menyertakan surat keterangan dokter.

“Lalu guru itu melakukan swab antigen juga. Dan ternyata hasilnya positif Covid-19. Yang bersangkutan juga memang belum divaksin karena ada alergi obat dan maag kronis,” ungkapnya.

Lantas, apakah kondisi tersebut sudah diketahui oleh Dinas Pendidikan setempat?

Terkait hal itu, Rusmi memgaku telah menyampaikan kondisi ini kepada Dinas Pendidikan (Disdik) melalui Kabid Bina SD, Nuryadi. Selain itu, sterilisasi berupa penyemprotan disinfektan juga telah dilakukan pihaknya secara mandiri.

“Kita tutup sampai tanggal 26 Juli dulu. Sambil menunggu ada laporan dari siswa dan guru kalau ada gejala. Seandainya tidak ada laporan kita laksanakan lagi PTM. Namun kalau ada laporan, kemungkinan kita tutup sampai dua minggu,” pungkasnya.

Namun, saat awak media menghubungi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengaku bahwa pihaknya belum menerima laporan terkait temuan tersebut.

“Nah belum ada laporan. Saya sedang rapat ini. Kalau memang benar itu ada yang positif, PTM di SD tersebut akan ditunda,” ujarnya singkat. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU
JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba
BEKANTAN Pulau Curiak Lahirkan Anak Kembar
BERGEMA SENI BUDAYA Dilantunkan Ratusan Peserta di Banjarbaru, Kapolda Kalsel : Ini Komitmen Nyata Polri Menjaga Kearifan Lokal
MEMBARA Rumah Tingkat Dua di Kawasan Jafri Zam-zam Banjarmasin
TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar
BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:10

ROY SURYO-TIFA Segera Dipindahkan ke Rutan Polda Metro Jaya

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:41

4 TITIK PANAS Muncul, BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla Meningkat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:17

TERBONGKAR “Bendahara” Frans Antony, Ratusan Kali Transfer Uang Miliaran Rupiah ke Gembong Fredy Pratama

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:23

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:06

PENANGKAPAN Roy Suryo dan dr Tifa karena Berkasnya P-21

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Berita Terbaru

Kedatangan jamaah haji Kloter 12 asal Hulu Sungai Selatan di asrama haji Debarkasi Banjarmasin di Kota Banjarbaru, Minggu (21/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

HSS

JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba

Minggu, 21 Jun 2026 - 23:00

Bekantan. (Foto: detikcom/Pradita Utama)

Kalsel

BEKANTAN Pulau Curiak Lahirkan Anak Kembar

Minggu, 21 Jun 2026 - 22:54

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca