SuarIndonesia – Muncul kandidat (seseorang yang dicalonkan atau dianggap memenuhi syarat untuk suatu posisi), yang akan hahkodai DPD Golkar Kalsel.
Tim pemenangan yakini, Bambang Heri Purnama (BHP), calon tunggal Ketua DPD Golkar Kalsel.
Sementara Ketua SC, H Puar Junaidi mengatakan panitia akan membuka pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Partai Golkar Kalsel 15 -16 Juli dari Pagi hingga pukul 24.00 Wita di DPD Partai Golkar.
Tujuannya membuka pendaftaran secara terbuka untuk melakukan penjaringan calon Ketua DPD Partai Golkar Kalsel periode 2025- 2030, demikian Puar Junaedi
“Kita dari Tim pemenangan calon Ketua DPD Partai Golkar Kalsel, BHP, optimis akan melenggang mulus memenangkan kursi kepemimpinan Golkar Kalsel pada Musda XI Partai Golkar pada Sabtu, 19 Juli mendatang,” kata H Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, Koordinator Tim Pemenangan BHP, Jumat (11/7/2025).
H Gusti Iskandar Sukma Alamsyah menyebutkan, dari syarat utama seorang yang bisa menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kalsel, harus minimal harus mendapat dukungan dari 30 persen pemilik suara.
Jika dikalkulasi ujarnya, Bambang Heri sudah mendapat lebih dari 50 persen, diungkapkannya ada 17 pemilik suara, 13 dari DPC Kabupaten/Kota dan 4 dari sayap dan organisasi Golkar Kalsel.
“Yang menjadi syarat utama seseorang mencalonkan diri menjadi Ketua DPD Partai Golkar, calon tersebut minimal harus mendapat dukungan 30 persen dari suara yang akan mengisi pada Musda Partai Golkar Kalsel,” ujarnya.
“30 persen itu kalau kami hitung sekitar 17, berarti minimal 6 dukungan, baik itu dari DPC, ormas yang mendirikan, dari ormas yang didirikan atau sayap, jumlahnya ada 17,” sambung Gusti Iskandar.
Lebih lanjut dibeberkannya, hingga saat ini pihaknya mengklaim sudah mengantongi dukungan dari 12 DPC Kabupaten/Kota.
Hal itu berarti 50 persen lebih suara yang mengisi Musda sudah dikuasai oleh calon bersangkutan.
“Dari 13 Kabupaten/Kota, ada 12 yang sudah memberikan dukungan kepada Bambang Heri Purnama.
Kemudian dalam juklak musda, kalau ada satu calon mendapat dukungan lebih dari 50 persen maka itu dinyatakan mayoritas atau calon tunggal,” ungkapnya.
“Tapi saya sebagai tim dari pak Bambang, tidak menutup itu, silahkan mekanisme panitia dari DPD Partai Golkar tetap membuka penjaringan dan juga mengacu pada aturan-aturan,” tambah Gusti Iskandar.
Ia mengajak kepada semua tim dan pendukung untuk sama-sama mengawal jalannya Musda Partai Golkar Kalsel sekaligus pemilihan siapa sosok yang akan menjadi nahkoda partai berlambang pohon beringin di Kalsel. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















