Muncikari, Artis yang Tawarkan Diri Masuk Jaringan Prostitusi

- Penulis

Kamis, 10 Januari 2019 - 22:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua muncikari yang jadi tersangka kasus prostitusi online yang melibatkan arits, Siska dan Tentri. (CNN Indonesia/Farid Miftah Rahman)

Suarndonesia – Dua muncikari yang jadi tersangka kasus prostitusi online, Endang Suhartini alias Siska (37) dan Tentri Novanta (28), menyebut tak pernah merekrut sejumlah artis untuk bergabung ke jaringan prostitusinya. Menurut mereka, para artis itu sendiri yang menawarkan diri untuk masuk.

“Saya enggak ngajak ya, tapi mereka [artis] menawarkan diri sendiri,” kata Tentri, saat ditemui di gedung Ditreskrimsus Polda Jatim, Kamis (10/1).

Keduanya juga mengaku hanya menghubungkan para artis dengan calon pengguna jasa prostitusinya. Hal itu juga sesuai dengan kemauan si artis itu sendiri.

“Mereka kebanyakan memang mau [ditawarkan ke pelanggan], dan aku sama halnya pada penghubung aja, tidak lebih dari itu,” timpal Endang.

Keduanya juga menyebut tak pernah memberikan atau menawarkan iming-iming tertentu pada sejumlah artis agar mau bergabung dalam jaringannya.

“Tidak ada iming-iming juga, tidak ada,” kata Tentri.

Di tempat yang sama, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim Kombes (Pol) Akhmad Yusep Gunawan mengatakan beberapa artis memang menawarkan diri kepada si muncikari agar bisa masuk dalam jaringan prostitusi online tersebut.

“Modus perekrutran artis oleh tersangka ES (Endang) dan TN (Tentri) bervariatif, ada di antaranya yang meminta kepada muncikari,” kata dia.

Baca Juga :   KASUS "3C", Jajaran Polda Kalsel Amankan Ratusan Tersangka

Untuk kasus artis Vanessa Angel (VA), Yusep menyebut muncikari lah yang terlebih dahulu menawarkan artis film televisi (FTV) itu kepada si penyewa.

“Artinya, muncikari telah menyiapkan data-data apabila ada permintaan dari penyewa. Munculnya VA ini bukan permintaan penyewa dari pembicaraan digital,” ucapnya.

Hingga kini, kasus dugaan prostitusi online itu terus didalami kepolisian. Usai dilakukan digital forensik, polisi menemukan nama 5 artis dan model yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.

Kelimanya adalah AC, TP, dan BS, yang masuk dalam jaringan Endang. Lalu ada pula ML, dan RF yang berasal dari jaringan Tentri. Dalam waktu dekat mereka bakal dipanggil Polda Jatim untuk dimintai keterangan.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUGAAN SUAP Pajak PT Adaro di KPP Madya Banjarmasin
RUU Perampasan Aset tak Hanya Sasar Korupsi
MISTERI Kematian Seorang Perempuan Terungkap, Pelaku Diringkus Dugaan Bermotif Sakit Hati
2 PEJABAT KPU Jadi Tersangka Kasus Dana Hibah Pilkada Kotim
KARHUTLA KALTENG: 23 Orang Tersangka dalam 19 Kasus
REKONSTRUKSI Tragedi Katingan, Ada 17 Adegan dan 5 TKP
KASUS KPP Banjarmasin, KPK: Geledah 8 Lokasi Selama 3 Hari
KEJAGUNG Sita Aset Bos Tambang Aseng, Nilainya Tembus 338 Miliar

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 22:02

TERJUNKAN Cairan Khusus untuk Pemadaman Karhutla Kalsel Lebih Efektif

Sabtu, 5 September 2026 - 21:54

KAPOLDA KALSEL Bersama Wamenko Pangan, Rakor Penanganan Karhutla Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku

Jumat, 4 September 2026 - 22:31

1.000 BOUGENVILLE Lindungi Ekologis Kota Banjarmasin

Jumat, 4 September 2026 - 21:56

PEDULI Krisis Air Bersih, Polsek Banjarmasin Timur Salurkan Bantuan untuk Warga Banua Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 20:16

WARGA Sambut Antusias Hujan di Sebagian Wilayah Pontianak

Jumat, 4 September 2026 - 20:06

KARHUTLA Kalsel Capai 12.339 Hektare

Jumat, 4 September 2026 - 19:55

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang

Jumat, 4 September 2026 - 00:54

PERKUAT SINERGI Media Lewat Media Gathering, Begini Penekanan Direktur Operasional Bank Kalsel

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca