MULAI Meningkat Kasus Covid-19 di Kalsel, Omicron Disebut Belum Masuk

Bagikan :
MULAI Meningkat Kasus Covid-19 di Kalsel, Omicron Disebut Belum Masuk

SuarIndonesia– Kasus Covid-19 di Kalsel mulai mengalami peningkatan. Kendati demikian, varian omicron disebut belum masuk banua.

Pada Rabu 26 Januari penambahan kasus positif 16 orang.Kemudian, pada Kamis 27 Januari 2022 kenaikan juga sebanyak 16 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel, HM. Muslim, menyebut varian omicron belum terlaporkan di Kalsel.

“Hingga saat ini dari data belum ditemukan varian omicron masuk Kalsel. Akan tetapi, masyarakat tetap waspada dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19,” kata Muslim, Kamis (27/1/2022).

Lantas bagaimana dengan antaisipasi penyebaran varian omicron?. Pria yang juga bertugas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kalsel, ini menyebut antipasi yang dilakukan pihaknya lebih kepada menyiapkan fasilitas kesehatan.

Menurutnya, ia tidak menghendaki lonjakan kasus terjadi, namun jika itu terjadi fasilitas kesehatan harus siap menangani pasien.

Pihaknya juga sudah menyampaikan kepada bupati walikota tentang surat edaran gubernur mengenai kesiapan fasilitas rumah sakit ketika terjadi lonjakan.

Ditambahkan Muslim penyiapan fasilitas kesehatan merupakan strategi hilir mengantisipasi omicron, sedangkan strategi di hulu mengejar penerapan protokol kesehatan dan skrining pintu masuk.
“Jika terjadi lonjakan maka rumah sakit harus sudah siap.

Begitpula tempat isolasi terpusat kita siapkan. Belajar dari lonjakan varian alpha maka obat-obatan dan oksigen dipersiapkan lebih dulu.

Dari laporan yang ada gejala akibat omicron ringan, tapi penularannya sangat cepat. Itulah kenapa kita perlu isolasi terpusat agar yang tekronfirmasi dikumpulkan dan tidak banyak menyebar,” bebernya.

Dalam penanganan rumah sakit pihaknya membagi beberapa skema. Pertama, bagi yang bergejala sedang dan berat ditangani rumah sakit.

Kemudian, bagi yang bergejal ringan ditangani di tempat isolasi terpusat.

Sesuai edaran Gubernur Kalsel, bupati dan walikota diminta juga menyiapkan fasilitas isolasi terpusat.

“Di samping itu juga menyiapkan jika isolasi secara mandiri dapat dilakukan pengawasan oleh para petugas.

Harus diperhatikan termasuk obat-obatan dan oksigen harus kita siapkan,” tuturnya.(RW)

 324 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.