Minta Uang Tak Dikasih, Mengolok-olok Perlihatkan Pantat Berujung Tewas Ditikam

- Penulis

Minggu, 14 April 2019 - 17:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Naas dialami Riduansyah (37),  ayah dua orang ini, tewas akibat tikaman senjata tajam di bagian belakang saat pekelahian di kawasan  Simpang Limau Banjarmasin Selatan, Minggu dinihari (14/4), sekitar pukul 04.35 WITA

Korban diketahui beralamat Tatah Belayung RT 21 Banjarmasin Selatan, sempat mendapat pettolongan medis, setelah mengalami tiga mata luka tikaman  pada perkelahian, Sabtu malam (13/4), sekitar pukul 23.00 WITA.

Mengetahui korbannya meninggal dunia, pelaku atasnama M Harto (31), beralamat Jalan Simpang Limau Banjarmasin Selatan, Minggu(14/4), siang sekitar pukul 13.00 WITA didampingi Ketua RT setempat mendatangi Mapolsekta Banjarmasin Selatan dengan maksud menterahkan diri.

Dari kronologisnya, korban diduga dalam keadaan “fly” mendatangi fumah pelaku.

Kedatangan korban ingin meminta sejumlah uang, akan tetapi pelaku langsung menyuruh untuk pergi jauh.

Anehnya lagi, korban malah mengolok-olok dengan  memperlihatkan pantatnya di hadapan orang tua pelaku.

Pelaku, kesal dan keluar  rumah dengan membawa senjata tajam ( sajam) jenis pisau mendatangi korban sambil bertanya soal maksud korban.

Baca Juga :   WASPADAI! Potensi Gelombang Tinggi

Pelaku kemudian  memukul korban, dan ketika hendak melakukan perlawanan, si  pelaku mencabut pisaunya dan  menusukannya.

Korban yang tak berdaya oleh warga sekitar dibawa ke Intalasi Gawat Darutat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

Akibat tusukancukup parak, akhirnya korban menghembuskan napas terakhir di hadapan kakaknya bernama Hamdani (43), warga Jalan Tatah Belayung RT 46 Banjarmasin Selatan. (DO)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca