MENKO Polkam Optimistis Karhutla Kalsel Terkendali

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Polkam saat berada di post terpadu penanganan karhutla di Kalsel. Foto : Istimewa

Menko Polkam saat berada di post terpadu penanganan karhutla di Kalsel. Foto : Istimewa

Suarindonesia – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menyatakan optimistis penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan dapat dikendalikan. Optimisme tersebut disampaikan usai meninjau lokasi karhutla di Banjarbaru setelah menghadiri kegiatan silaturahmi dan ramah tamah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Kalimantan Selatan, Sabtu (1/8/2026).

Djamari mengatakan, Kalimantan Selatan merupakan lokasi kedua yang ia kunjungi setelah sebelumnya meninjau penanganan karhutla di Kalimantan Tengah. Dari hasil pemantauan di lapangan, berbagai dukungan personel, sarana, dan prasarana dinilai telah tersedia sehingga upaya penanggulangan dapat berjalan secara optimal.

“Hari ini adalah titik kedua yang saya lihat setelah Kalimantan Tengah. Saya merasa optimistis karena seluruh dukungan sudah tersedia, tidak ada kesulitan yang berarti dalam penanganan di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, selain operasi pemadaman dan patroli udara yang telah berjalan, pemerintah juga telah menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah antisipasi apabila kondisi atmosfer memungkinkan untuk dilakukan penyemaian awan.

“Operasi modifikasi cuaca juga sudah disiapkan, tinggal menunggu kondisi yang memungkinkan. Begitu cuaca mendukung, penyemaian awan bisa segera dilakukan, bahkan bila diperlukan pada malam hari dengan koordinasi bersama pihak bandara,” katanya.

Ia menilai hujan buatan akan menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat pengendalian titik api dan meminimalkan potensi meluasnya kebakaran.

“Kalau hujan bisa segera turun, tentu akan sangat membantu menyelesaikan persoalan ini. Penanganan karhutla adalah pekerjaan kita bersama,” ucapnya.

Djamari juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan mendukung upaya penanggulangan karhutla tanpa mengedepankan kepentingan pribadi.

Baca Juga :   BNPB: 1.487 Hotspot Terdeteksi di Kalimantan, Kalteng dan Kalbar Terparah

“Saya mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Persoalan lingkungan adalah persoalan keselamatan manusia. Jangan ada anggapan ini tanah saya atau bukan tanah saya, karena upaya penanganan ini dilakukan untuk kepentingan bersama,” tegasnya.

Ia turut mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur yang selama ini bekerja di lapangan, mulai dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, Taruna Siaga Bencana (Tagana), hingga relawan yang terus bersinergi dalam mengendalikan kebakaran.

Selain itu, Djamari mengingatkan agar keselamatan personel yang bertugas tetap menjadi prioritas utama. Menurutnya, setiap operasi pemadaman harus berada di bawah kendali pimpinan lapangan dengan memperhatikan kondisi api, arah angin, serta prosedur teknis yang berlaku.

“Keselamatan petugas harus benar-benar dikendalikan oleh para pimpinan di lapangan. Jangan dilepas begitu saja. Mereka sudah memiliki pengetahuan teknis untuk membaca kondisi api maupun arah angin sehingga seluruh proses penanganan harus dilakukan secara terukur dan aman,” jelasnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, aparat, relawan, dan masyarakat terus diperkuat sehingga penanganan karhutla di Kalimantan Selatan dapat berjalan efektif, sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.(ADV/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PAMOR Borneo 2026 Himpun LoI Investasi Rp64,45 Triliun
GERMAS Ceria 2026 di HST Perkuat Generasi Muda Sehat dan Berkarakter
MENAG Nasaruddin Umar Ajak Masyarakat Kalsel jaga Persatuan dan Alam
DIAJAK Wagubn Kalsel Perkuat Persatuan pada Tabligh Akbar di Sabilal Muhtadin
RATUSAN Kontingen Pramuka Kalsel Siap Harumkan Banua di Jambore Nasional XII
DIPERKUAT Bangun Banua Transparansi Lewat Dialog Terbuka Bersama Insan Pers
DIPIMPIN Sekdaprov Kalsel Visitasi Kepemimpinan Nasional ke Jawa Timur
TPID Kalsel Optimistis Pengendalian Inflasi Mulai Membuahkan Hasil

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49

UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:28

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:37

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Berita Terbaru

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang. (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

Internasional

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:53

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (detikcom/Gilang Faturahman)

Hukum

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca