MENDADAK Sedikitnya 33 Staf dan Karyawan di DPRD Kalsel Dinyatakan Terpapar Covid-19

Bagikan :
MENDADAK Sedikitnya 33 Staf dan Karyawan di DPRD Kalsel Dinyatakan Terpapar Covid-19

SuarIndonesia – Mendadak, sedikitnya 33 staf dan karyawan di lingkungan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kalimantan Selatan (Kalsel) di Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, terpapar Covid-19.

Setelah hasil PCR ataupun swab antigen yang dilaksanakan, Selasa (8/2/2022)

“Jadi ada 33 orang yang terpapar Covid-19, dari staf karyawan hingga security DPRD Kalsel bahkan dua orang Anggota Dewan,” ucap Ketua DPRD Kalsel H.Supian HK kepada awak media.

Supian Hk juga mengatakan, data jumlah yang terpapar tersebut setelah 11 orang sebelumnya di lingkungan DPRD Kalsel melakukan tes PCR, dan hasil Tes Swab Antigen yang digelar di DPRD Kalsel, Selasa (8/2/2022) pagi, sebanyak 22 orang dari 175 sampel tes yang dilakukan.

“Jumlah mereka yang terpapar hampir mendekati 9 persen dari total jumlah staf dan karyawan dewan,” ujarnya lagi.

Supian HK menambahkan untuk menekan angka penyebaran Covid-19, pihaknya membatasi kegiatan kerja di lingkungan DPRD Kalsel.

“Kegiatan seperti kunjungan kita batasi hanya 50 persen, sedangkan rapat-rapat bisa dilaksanakan melalui zoom meeting.

Anggota dewan juga wajib melakukan tes swab,” ujarnya.

Politisi Partai Golkar ini juga enggan menyebutkan identitas anggota dewan yang dinyatakan positif Covid-19, namun dirinya mengakui jika keduanya sudah berusia lanjut atau masuk golongan rawan terinfeksi virus.

“Anggota kita sudah ada 2 yang terinfeksi,” ujarnya

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kalimantan Selatan, AM Rozaniansyah menjelaskan pihaknya kembali menerapkan sistem bergiliran masuk kantor dengan komposisi 50 persen Bekerja dari Rumah dan 50 persen lagi Bekerja di Kantor.

“Kita minta semuanya untuk memperketat protokol kesehatan dimanapun berada,” katanya.

Kewaspadaan ini diakuinya tak hanya sebagai proteksi bagi pegawai yang lain, tapi juga mengikuti arahan dari pemerintah.

Menyusul terbitnya Inmendagri terbaru terkait dengan penerapan PPKM.

Selain itu, pihaknya juga mulai membatasi lagi kunjungan dari dan ke luar daerah, yang selama satu tahun terakhir sempat mulai normal pasca melandainya kasus positif Covid-19. (HM)

 613 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.