SuarIndonesia – Memprihatinkan, dugaan keracunan usai santap Makanan Bergizi Gratis (MBG) dialami siswa-siswi di Kota Martapura Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus bertambah.
Mereka dievakuasi dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura, Kamis (9/10/2025).
Dandim 1006/Banjar, Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya menyebut, sebagian besar siswa yang diduga mengalami keracunan berasal dari sekolah yang sama.
Namun tidak menutup kemungkinan ada dari sekolah berbeda. “Karena dapur MBG nya ini menyalurkan ke beberapa sekolah,” ucapnya sebelumnya.
Ternyata kasus dugaan keracunan ini tak hanya terjadi di Sekolah Islam Terpadu Assalam, namun pada siswa beberapa sekolah antaranya SD Muhammadiyah serta beberapa siswa dari Desa Tungkaran, MAN, MTs dan MI As-Salam, SDN Pesayangan 1, SD Muhammadiyah.
Dari data awal awalnya hanya 37 lebih, ternyata hingga petang dan malam jumlah terus bertambah.
Bahkan hingga pukul 20.30 WITA, Kapolres Banjar, AKBP Dr. Fadli, melaporkan pastinya total 74 orang. Namun tak lama kemudian, ada satu lagi jadi 75 orang.
“Kita salut, pihak Pemda sigap membantu, baik secara material maupun dengan tenaga kesehatan.
Semua puskesmas terdekat sudah diarahkan atas perintah langsung Pak Bupati untuk melayani,” ucap Kapolres, pada awak media.
Sisi lain, pihak Kepolisian telah telah mengambil sampel makanan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.
Para korban masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Banjar dan dipantau tim medis. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















