SuarIndonesia -Masuk ‘RPJMN’ 2025-2029, pembangunan Pelabuhan Laut Dalam Mekar Putih.
Pemprov Kalsel sudah cukup lama merencanakan pembangunan ini, yang terletak di Kabupaten Kotabaru.
Jika melihat dinamika beberapa waktu ke belakang rencanan itu besar kemungkinan akan terealisasi.
Sebelumnya Gubernur Kalsel, H. Muhidin telah menyampaikan komitmen menyelesaikan pembangunan Pelabuhan Mekar Putih.
“Rencana pelabuhan Pemprov Kalsel mau membuat jalan ke pelabuhan Mekar Putih.
Sementara pelabuhannya mungkin swasta yang mengerjakan, sudah ada swasta mengerjakannya,” kata Muhidin.
Ia sebut, jika pelabuhan Mekar Putih bisa direalisasikan maka menjadi hal yang luar biasa.
Dikatakannya, pelabuhan tersebut akan menjadi yang paling dalam di seluruh Indonesia.
“Dengan kedalaman ini kapal dari Amerika bisa sandat.
Jadi kita mudah untuk penanganan apapun bisa.
Dari luar bisa masuk kitapun bisa ke luar negeri,” jelasnya.
Ia menyebut rencana pembangunan pelabuhan itu sementara ini terhenti.
Ia berjanji akan memperjungkan kembali. “Selama ini terhenti karena tidak dianggarkan, akan kami anggarkan sampai selesai,” ujarnya.
Terbaru rencana pembangunan pelabuhan itu sudah masuk dalam rancangan pembangunan jangka panjang menengah nasional (RPJMN) 2025-2029.
Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, M. Fitri Hernadi, menyebut pentingnya pengawasan dari Kementerian Perhubungan dalam pembangunan pelabuhan ini.
“Pelabuhan Mekar Putih tidak hanya akan menjadi pelabuhan pengumpan, tetapi juga bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus yang dapat meningkatkan daya saing daerah,” kata Fitri, pada Rabu (15/1/2025).
Dalam RPJMN 2025-2029, Kalimantan Selatan akan mendapatkan perhatian khusus dengan proyek-proyek infrastruktur, seperti jembatan penghubung Kotabaru-Batulicin dan pembangunan pelabuhan laut dalam.
“Pembangunan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai gerbang logistik untuk IKN,” ujarnya.
Apalagi saat ini Kalimantan Selatan telah membangun jembatan pulau laut yang menghubungkan dua kabupaten/kota sehingga arus logistik antar daerah semakin lancar.
“Dipastikan jembatan pulau laut-pulau Kalimantan ini akan rampung selama tiga tahun,” ujarnya (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















