Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Gerindra Edhy Prabowo ke Istana Negara mengenakan kemeja putih. Begitu juga Fadjroel Rahman, màntan aktivis asal Kalsel. (Foto: CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
SuarIndonesia – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tiba di Istana Negara sore ini, di tengah suasana pengumuman calon menteri kabinet presiden Joko Widodo. Prabowo didampingi oleh Wakil Ketua Gerindra Edhy Prabowo.
Prabowo ke Istana mengenakan kemeja putih, demikian pula Edhy Prabowo. Prabowo tak memberikan komentar saat ditanya apakah Gerindra masuk dalam koalisi Jokowi.
Kepada wartawan Prabowo hanya melemparkan senyum. Setelah itu keduanya langsung memasuki Istana Negara.
Kedatangan Prabowo dan Edhy Prabowo terjadi di tengah suasana pengumuman calon menteri. Isu lain adalah kemungkinan Gerindra bergabung dengan koalisi pemerintahan Joko Widodo.
Sebelumnya, Prabowo telah melakukan safari politik mengunjungi sejumlah ketua umum partai koalisi pendukung Jokowi. Kunjungan itu oleh sebagian kalangan dimaknai sebagai upaya Prabowo mendapat restu untuk bergabung koalisi Jokowi.
Presiden Jokowi sendiri telah berjanji akan mengumumkan nama-nama calon menterinya hari ini atau sehari setelah pelantikan. Tokoh-tokoh pun telah berdatangan ke Istana Negara sejak pagi.
Mahfud MD tercatat sebagai tokoh pertama yang menyambangi Istana Negara. Usai bertemu Jokowi, Mahfud mengaku ditawari posisi menteri. Namun dia enggan menyebut kementerian yang ditawarkan Presiden kepadanya.
Setelah Mahfud, datang Bupati Minahasa Selatan Tetty Paruntu, lalu ada eks CEO Gojek Nadiem Makarim, Ketua Golkar Airlangga Hartarto, Pendiri NET Wishnutama.
Jokowi sempat menyatakan kabinet periode 2019-2024 mayoritas dihuni nama-nama baru.
Salah satunya adalah Urang Banjar, yakni Komisaris UtamaPT Adhi Karya (Persero) Tbk., Fadjroel Rahman dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi), ke Istana Merdeka, Jakarta. Fadjroel mengaku mendapatkan tugas dari Jokowi saat bertemu sembari makan siang bersama “Tetapi mengenai bentuk tugasnya nanti akan diumumkan secara langsung saja, diberitahukan saja oleh presiden,” kata Fadjroel di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (21/10).
Fadjroel datang bersama dengan mantan Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan mantan Staf Khusus Presiden Nico Hardjanto. Namun, kata Fadjroel, mereka bertiga bertemu secara terpisah dengan Jokowi.
Mantan aktivis asal Kalsel itu enggan membocorkan tugas yang akan diberikan oleh Jokowi. Ia tak menjawab tentang tugas yang diberikan sebagai menteri atau juru bicara presiden.
“Saya mengatakan kepada Pak Jakowi bahwa saya bersedia menerima apapun yang diperintahkan kepada saya untuk membantu beliau dan untuk negara ini,” ujarnya.
Saat disinggung apakah dirinya akan mundur sebagai komisaris utama PT Adhi Karya setelah mendapat tugas dari Jokowi, Fadjroel belum bisa memastikan.
Fadjroel mengaku ingin melihat tugasnya terlebih dahulu apakah harus mundur atau tidak dari perusahaan plat merah itu.
“Nanti akan dibicarakan lebih jauh mengenai soal tugas yang akan diberikan, jadi belum ada pembicaraan sampai sejauh itu,” tuturnya.
Fadjroel merupakan satu nama yang dipanggil Jokowi ke Istana Merdeka, Jakarta, hari ini. Selain Fadjroel, sejumlah nama yang dipanggil antara lain Mantan Ketua MK Mahfud MD, CEO Gojek Nadiem Makarim, Pendiri media NET Mediatama Televisi, Wishnutama.
Kemudian mantan Menteri Perindustrian Airlangga Hartato, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, mantan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan mantan Staf Khusus Presiden Nico Hardjanto.(CNNIndonesia/RA)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















