TIGA JAM Naik Perahu Tangani Karhutla Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah

- Penulis

Rabu, 30 September 2026 - 21:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Dishut Kalteng melakukan penanganan karhutla di kawasan Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Selasa (29/9/2026). (Foto: HO-Dishut Kalteng)

Tim Dishut Kalteng melakukan penanganan karhutla di kawasan Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Selasa (29/9/2026). (Foto: HO-Dishut Kalteng)

SuarIndonesia — Tim Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah (Kalteng) menempuh perjalanan sekitar tiga jam naik perahu menjangkau sekaligus melakukan penanganan karhutla di kawasan Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah, Kabupaten Pulang Pisau.

Kepala Dishut Kalteng Agustan Saining di Palangka Raya, Rabu (30/9/2026), menjelaskan dalam penanganan tersebut, personel Dalkarhutla dan Pemadaman Darat Dishut Kalteng menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya dua unit mesin pompa, 12 roll selang tembak, dua roll selang hisap dan satu nozzle jet.

“Tim juga mendapat dukungan tiga perahu masyarakat Sebangau untuk menjangkau lokasi kebakaran. Petugas harus menempuh perjalanan sekitar tiga jam menggunakan kelotok dari akses sungai menuju lokasi,” tutur Agustan dilansir dari Antara.

Penanganan dilakukan setelah tim menindaklanjuti karhutla sebelumnya yang berada di kawasan Desa Patung, Karukan Tunggal, pada Selasa (29/9/2026).

Dia menjabarkan kondisi lapangan didominasi semak belukar, daun kering serta pepohonan seperti galam, blangiran dan rasau. Jenis tanah di lokasi berupa mineral dan gambut.

Menurutnya salah satu yang menjadi kendala yang dihadapi tim adalah akses menuju titik karhutla yang cukup sulit. Sumber air untuk pemadaman berasal dari Sungai Sebangau yang berjarak sekitar 60 meter dari titik kebakaran.

Baca Juga :   PENANGANAN Karhutla tak Hanya Berfokus Pemadaman

“Hingga penanganan berakhir sekitar pukul 16.17 WIB, api belum sepenuhnya padam. Petugas masih menemukan asap yang keluar dari sejumlah batang kayu sehingga diperlukan pemantauan dan pendinginan lanjutan,” katanya.

Karena masih terdapat asap pada batang-batang kayu, kondisi lokasi tetap perlu dipantau untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu api.

“Upaya penanganan dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas di kawasan Tahura,” katanya.

Dia mengatakan sesuai arahan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran tim terus berupaya secara maksimal melakukan penanganan karhutla di berbagai lokasi secara berkelanjutan, baik seperti melakukan pemadaman, pembatasan penjalaran api hingga pendinginan di lokasi. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HARI KE-18: SRU Darat Temukan 4 Korban KM Virgo di Kalteng
PENEGAKAN HUKUM 130 Laporan Karhutla Kalteng
KARHUTLA di Kalteng 12 Perkara Libatkan Korporasi, 38 Jadi Tersangka
KABUT ASAP di Kalteng, Evakuasi Korban KM Virgo Terpaksa Jalur Darat
3 KURIR Narkoba Tertangkap Bawa 16,3 Kg Sabu dari Kalbar ke Palangka Raya
DITANGKAP Usai Bakar Rumput Halaman Rumah
KMT ELISABET TENGGELAM: 5 Awak Hilang Telah Teridentifikasi
HARI KE-13: 10 Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan, Lima di Kalteng

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:46

PERKARA KORUPSI PT Asabaru Balangan Dua Terdakwa Divonis Penjara dan Denda

Rabu, 30 September 2026 - 20:18

361 PERSONEL JDR Jepang Dianugerahkan Satyalancana Dharma Samudera

Selasa, 29 September 2026 - 22:09

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 September 2026 - 21:51

KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus

Selasa, 29 September 2026 - 21:45

BARESKRIM Dalami Unsur Pidana Karhutla dari Sanksi Administratif

Selasa, 29 September 2026 - 21:36

8 OKTOBER, RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung

Selasa, 29 September 2026 - 21:30

2027 GAJI PPPK Pemda Resmi Ditanggung Pemerintah Pusat

Selasa, 29 September 2026 - 21:26

KEMENHAJ: 50 Persen Biro Umrah Berstatus tidak Aktif

Berita Terbaru

Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor bersama pejabat Provinsi Kalimantan Timur dan pejabag Kementan memgawali gerakan tanam padi metode PM-AAS di lahan persawahan Desa Bangun Mulya, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paaer Utara, Rabu (30/9/2026) (Foto: HO-dokumen Humas Setda Pemkab PPU)

Kaltim

WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS

Rabu, 30 Sep 2026 - 20:38

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca