SuarIndonesia – Persoalan sampah di Kota Banjarmasin tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR mengajak seluruh elemen masyarakat berkolaborasi, terutama dalam memilah sampah sejak dari rumah.
Hal itu disampaikan Yamin saat tampil dalam podcast OBLIGASI (Obrolan Lintas Generasi) yang ditayangkan melalui kanal YouTube resmi Bank Kalsel, Rabu.
Dalam perbincangan tersebut, Yamin mengungkapkan tingginya volume sampah menjadi salah satu tantangan pemerintah kota. Terlebih, saat ini sebagian pembuangan akhir dialihkan ke TPA Regional Banjar Bakula karena TPA Basirih masih dalam proses rehabilitasi.
“Awalnya kita diberikan kuota sekitar 100 ton, kemudian naik menjadi 200 hingga 300 ton. Biayanya cukup besar karena kita belum maksimal melakukan pemilahan sampah,” ujar Yamin.
Menurutnya, perubahan kebiasaan masyarakat membutuhkan proses. Karena itu, kesadaran memilah sampah organik dan anorganik dari rumah perlu terus dibangun.
Yamin juga menyoroti keluhan warga yang sudah memilah sampah, namun kembali tercampur ketika diangkut petugas ke TPS. Persoalan ini, menurutnya, perlu menjadi bahan evaluasi agar pemilahan sampah berjalan dari hulu hingga hilir.
“Merubah habit masyarakat tidak mudah. Namun, kami mengapresiasi masyarakat Banjarmasin yang perlahan mulai terbiasa memilah dan mengurangi sampah,” katanya.
Pemkot Banjarmasin juga menyiapkan sejumlah inovasi pengelolaan sampah, mulai dari pengolahan menjadi biji plastik, budidaya maggot hingga Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar industri semen. TPS liar juga akan ditertibkan.
Dukungan datang dari berbagai pihak, termasuk Bank Kalsel yang menyalurkan CSR untuk pembangunan fasilitas bank sampah permanen. Bank Kalsel juga mendorong penerapan gaya hidup ramah lingkungan di lingkungan kerja dengan mengurangi plastik sekali pakai dan membiasakan penggunaan tumbler.
Yamin menegaskan, keberhasilan penanganan sampah membutuhkan keterlibatan semua pihak.
“Sampah ini tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah. Butuh kolaborasi dengan pengusaha, perhotelan, restoran dan seluruh elemen masyarakat. Ayolah kita bahu-membahu melakukan pemilahan sampah dari sumbernya, agar Banjarmasin bersih, enak dipandang, serta mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera,” pungkasnya. (ADV/SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















