MASIH LEVEL 3 Status Banjarmasin, Gegara Beda Data Vaksinasi Lansia

- Penulis

Senin, 18 April 2022 - 23:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Meskipun angka kasus Covid-19 sudah jauh mengalami penurunan yakni hanya menyisakan 6 kasus aktif, namun ternyata Banjarmasin masih belum juga terlepas dari status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Pasalnya saat ini kota dengan julukan Kota Seribu Sungai ini masih berstatus PPKM Level 3, yang ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada 11 April yang lalu.

Di dalam Inmendagri nomor 21 terkait perpanjangan PPKM luar pulau Jawa Bali itu, status PPKM Level 3 Banjarmasin berlaku mulai hari ini Selasa (12/4/2022) hingga 25 April 2022.

Hal tersebut menjadikan Kota Banjarmasin sebagai satu-satunya wilayah yang berstatus PPKM Level 3.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, Machli Riyadi pun memperkirakan Banjarmasin belum terlepas dari status PPKM Level 3 karena capaian vaksinasi lansia.

“Kemungkinan karena capaian vaksinasi lansia dianggap belum mencapai 60 persen,” ungkapnya belum lama ini pada awak media.

Machli pun menerangkan perbedaan data terkait dengan sasaran vaksinasi lansia antara data dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) dengan data riil di Banjarmasin.

Baca Juga :

DITETAPKAN Jadi Endemi, Harapan terhadap Kondisi Covid-19 yang Mulai Melandai

“Kalau di KPC PEN jumlah sasarannya sekitar 46 ribu, sementara berdasarkan data riil sebanyak 36.212 orang saja. Artinya jika berdasarkan data riil, maka Banjarmasin sudah mencapai 69 persen untuk lansia nya,” jelasnya.

Baca Juga :   WASPADAI! Potensi Gelombang Tinggi

Machli pun menegaskan bahwa data riil yang dimaksud berdasarkan data yang dikumpulkan oleh seluruh lurah di Banjarmasin.

“Jadi datanya tidak sinkron, dan ini bisa saja karena ada lansia yang sudah berpindah domisili tapi tidak melapor ke Dukcapil. Makanya kadang saat dicari orang atau lansianya tidak ketemu juga,” jelasnya.

Terkait dengan tidak sinkronnya data sasaran ini pula, Machli menerangkan bahwa pihaknya pun mencoba meluruskannya.

Bahkan Senin (11/4/2022) yang lalu, Machli mengaku sudah mendatangi Dirjen Dukcapil di Kemendagri. Dan dirinya tidak sendirian, melainkan bersama Plt Kepala Dukcapil Banjarmasin, Madyan.

“Kemarin kita sudah ke Kemendagri untuk meluruskan datanya bersama pak Madyan,” ujar Machli yang mengaku sudah dalam perjalanan kembali menuju Banjarmasin.

Selain berupaya meluruskan alias menyinkronkan data sasaran vaksinasi lansia, Machli menambahkan berbagai upaya juga akan terus dilakukan.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran
WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api
KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara
PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi
MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur
KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam
SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura
RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:24

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran

Senin, 7 September 2026 - 12:10

WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api

Minggu, 6 September 2026 - 23:48

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara

Minggu, 6 September 2026 - 22:11

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 21:54

KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Minggu, 6 September 2026 - 21:48

SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura

Minggu, 6 September 2026 - 20:27

RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 20:20

14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Berita Terbaru

Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktivitas penerbangan karena ada indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara/M Iqbal)

Nasional

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Senin, 7 Sep 2026 - 00:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca