SuarIndonesia Tidak bisa dipungkiri, tahun ini terasa berbeda, karena di tengah pandemi Covid-19.
Padahal setiap 22 April diperingati sebagai Hari Bumi dan seremonial yang biasa diadakan tiap tahun, otomatis ditiadakan.
Namun bukan berarti tidak peduli dan melupakannya. Masih banyak aksi yang dapat dilakukan, meskipun dalam lingkup kecil.
Seperti dilakukan KPH Hulu Sungai, Rabu (22/4/2020) lalu, kerja bakti penanaman pohon alpukat dan petai di Persemaian Permanen Desa Ambutun Kecamatan Telaga Langsat, Kabupaten HSS.

Rudiono Herlambang, Kepala KPH Hulu Sungai memerintahkan personelnya untuk beraksi lebih pagi.
Dengan tetap menerapkan social distancing dan penggunaan masker saat berkegiatan.
“Sekalian kita berjemur pagi dan mengeluarkan keringat, biar tetap sehat,” tuturnya menyemangati anak buahnya.
Tidak ingin terlalu lama berkegiatan di luar, Rudiono menyudahu giat pagi. “Sekarang memang kita tidak bisa terlalu bebas berkegiatan.

Tapi harus ada yang bisa kita lakukan untuk bumi. Menjaganya tetap bersih dan menanam pohon sebagai salah satu bentuk terima kasih kita,” ucap Rudiono (ADV/RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















