Suarindonesia – Ketua Yayasan Pendidikan Bandarmasih dr H Zairullah Azhar mengajak lulusan STIENAS Banjarmasin harus mampu dan siap untuk menghadapi era global yang menjadi tantangan bangsa Indonesia dan warga Kalsel pada umumnya.
Karena itulah lulusan Sekolah Tinggi diharapkan memiliki nilai plus dan jangan cepat puas ilmu yang didapat di bangku kuliah.
Karena sebenarnya setelah lulus akan menghadapi masa-masa yang penuh persaingan dalam menceri pekerjaan, Zairullah ketika memberikan sambutan pada yudisium Sarjana (S1) dan Diploma (DIII) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nasional (STIENAS) Banjarmasin dan Akademi Pariwisata Nasional (AKPARNAS), di Rodhita Hotel di Banjarmasin, Senin (22/07/2019).
Di hadapan para lulusan STIENAS dan Akademi Pariwisata Nasional (AKPARNAS) juga segenap civitas akedemis, Zairullah mengingatkan memang tantangan ke depan semakin berat, terutama dalam dunia kerja. Karena itulah para harus bisa meningkatkan kemampuannya.
Mantan Kadis Kesehatan Kalsel ini mengharapkan kepada para sarjana baru ini agar mengamalkan Ilmu yang didapatkan selama kuliah untuk mendukung pembangunan di Provinsi Kalsel.
Bahkan, mantan Bupati Tanah Bumbu juga mengingatkan merupakan hari bahagia di mana mereka sudah menyelesaikan pendidikan mereka. Namun jangan lupa keberhasilan yang dicapai, tidak lepas dari perjuangan orang tua. “ Untuk itu berterimakasih lah kepada orang tua kalian,” kata ayahnya Anak Yatim ini.

Kemudian, Zairullah juga mengingatkan, “Dengan telah mengikuti yudisium, ini sebuah pertanggungjawaban dan Insya Allah, kalian mampu bersaing di tengah persaingan yang semakin ketat, jangan lah berhenti belajar dan terus lah belajar untuk mampu bersaing dan meningkatkan kemampuan.”
Sedangkan Ketua STIENAS Banjarmasin Hj Diana Hayati, SE MM dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yudisium dan terimakasih kepada para orangtua yang mempercayakan anak mereka studi di STIENAS.
Diana Hayati juga mengucapkan terima kasih atas support dan bimbingan H Zairullah Azhar selaku Ketua Yayasan Pendidikan Bandarmasih Banjarmasin beserta seluruh civitas dan para dosen serta karyawan/karyawati STIENAS Banjarmasin.
Sementara itu, Direktur AKPARNAS Banjarmasin Indra Saputra, SE, MM meski lulusan jumlahnya minim tetapi semua lulusannya semuanya bekerja dan malah ada yang mencari untuk bisa bekerja dan diharapkan ke depan mahasiswanya yang mendaftar semakin bertambah.
Salah satu peserta Yudisium lulusan terbaik Muhammad Zaini S.AK mengatakan setelah lulus mengaku awal yang menuju persaiangan di dunia kerja. Karena itulah menjadi tantangan baru dalam menyosong masa depan.
Khusus tahun 2019 ini Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nasional (STIENAS) Banjarmasin jurusan akutansi sebanyak 68 orang serta jurusan managemen 25 orang dan AKPRANAS sebanyak 2 orang dan lulusan terbaik akutansi dengan predikat cumlaude masing-masing diraih Riska Lianda S.AK dengan IP 3.79, Gina Amalia S.AK dengan IP 3,78, dan Muhammad Zaini S.AK dengan IP 3,76.
Sedangkan terbaik dar managemen masing-masing Airin Indah Riani SM dengan IP 3.79, Novita Erlina SM dengan IP 3,73 dan Syahifuddin SM dengan IP 3,7 dan Nita Evi Yanti dengan IP 3,66.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















