Lahan Sawit Seorang Guru Digusur Petugas Dishut

- Penulis

Rabu, 20 Maret 2019 - 21:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Lahan sawit milik seorang guru SD berinisial MS (50) digusur petugas Unit Penyidikan Seksi Pengamanan Hutan Bidang Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel, Selasa (19/3) lalu.

Pasalnya, sebagian tanaman sawit milik MS di Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut, masuk kawasan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam.

Tanaman milik MS di kawasan Tahura terdapat tanaman sawit dengan umur tanam KL 2-2,5 tahun, dengan luasan KL 4 hektare.
Atas perbuatannya MS bersedia mengikuti segala proses hukum maupun proses lainnya yang diputuskan oleh Dinas Kehutanan dalam hal ini Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.

“Di sekitar lokasi lahan sawit saudara MS ditemukan pula tanaman sawit yang produktif dan dipanen secara rutin serta dirawat, dengan usia tanam lebih dari 7 tahun, dengan luasan yang melebihi dari lahan sawit yang dikelola atau dikuasai oleh saudara MS,” jelas Kadishut Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq melalui Kabid Perlindungan dan KSDAE, Pantja Satata, Rabu (20/3).

Baca Juga :   KANTOR PLN UP3 Banjarmasin "Digeruduk" Massa Aliansi Pemuda

Selama proses penyelidikan MS bersedia lahannya digusur, dan diambil sebagian pohonnya untuk penyisihan barang bukti.

Atas penggusuran lahan tersebut MS meminta agar masih dapat memanfaatkan untuk ditanami tanaman keras atau pohon.

Secara tegas Pantja mengimbau tak ada lagi masyarakat yang menanam sawit di kawasan konservasi, sebab akan digusur dan diproses hukum.

“Tanaman sawit yanf berada di lahan konservasi akan kita gusur dan kita ganti dengan tanaman kehutanan,” tegasnya. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca