SuarIndonesia — Kota Banjarmasin kembali diterjang banjir rob. Setidaknya ada 15 lokasi yang terdampak akibat peningkatan permukaan air sungai tersebut.
Jumlah tersebut merupakan hasil pemantauan anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin mulai Senin (3/1/2022) hingga Selasa (4/1/2022) dini hari tadi.
Koordinator Lapangan Monitoring Banjir Rob BPBD Kota Banjarmasin, Andy Putra mengatakan, ketinggian air yang terjadi di 15 titik yang dipantaunya tersebut ketinggiannya beragam, yakni mulai 10 hingga 50 Cm.
Menurut Andy, wilayah yang terdampak banjir rob kali ini masih sama seperti yang terjadi di awal Desember 2021 kemarin. Namun kali ini masih dalam intensitas sedang.
Luapan air sungai merendam wilayah Kecamatan Banjarmasin Timur, yakni Jalan Banua Anyar, Kelurahan Banua Anyar dan Jalan Keramat Raya, Kelurahan Sungai Bilu, Kecamatan Banjarmasin Timur, dengan ketinggian 5-10 Cm.

Kemudian wilayah Banjarmasin Selatan, seperti Jalan Kelayan B, Kelurahan Kelayan Tengah dan Jalan Prona I, II dan III, Kelurahan Pemurus Baru, dengan ketinggian air sekitar 10-15 Cm.
Selain itu air pasang juga merendam permukiman di wilayah Banjarmasin Tengah seperti Jalan Jafri Zam-zam, Kelurahan Teluk Dalam, Ketinggian air 10-15 cm. Dan Jalan Sungai Mesa (Kampung Sasirangan), Kelurahan Seberang Mesjid, ketinggian air mencapai 21-25 cm
Sebagian wilayah Banjarmasin Utara seperti Jalan Sungai Jingah, Kelurahan Sungai Jingah, Jalan Simpang Tiga Kelurahan Surgi Mufti, Jalan Sungai Miai, Kelurahan Sungai Miai, Jalan Pangeran Kelurahan Pangeran, dan Komplek Purnama Permai, Kelurahan Sungai Andai, yang rata-rata terendam air rob dengan ketinggian 10-15 cm.
Lalu, untuk wilayah Banjarmasin Barat, air rob merendam wilayah Simpang Anem, Kelurahan Kuin Cerucuk, dengan ketinggian air 10-20 cm. Jalan Cendrawasih, Kelurahan Belitung Selatan, dengan ketinggian air 15-25 cm. Jalan Pembangunan Ujung, Kelurahan Kuin Cerucuk, dengan ketinggian air : 30-40 cm.
Dan yang paling parah ada di Jalan Bandarmasih, Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, dengan ketinggian air 30-50 cm.
Baca Juga :
BANJIR ROB Terjadi, Baru BPBD Verifikasi Pengungsian Bansel di Tengah Ancaman Banjir
Melihat hasil pemantauan tersebut, Andy melihat bahwa lebih 55% wilayah Banjarmasin Barat terdampak banjir rob. Namun kondisi ini tidak separah awal Desember kemarin.
“Karena tidak dibarengi dengan hujan. Seandainya tadi malam Banjarmasin diguyur hujan bisa jadi lebih dalam daripada kemarin,” ungkapnya pada awak media, Selasa (4/1/2022).
Ia menjelaskan, bahwa kondisi ini murni terjadi akibat adanya peningkatan permukaan air. Pasalnya beberapa daerah di Kabupaten Banjar yang sempat tergenang, Seperti di Pekauman Ulu dan wilayah Martapura sudah mulai surut.
“Karena di daerah Sungai Berangas (Kabupaten Banjar) itu sungainya terpecah lagi, ada yang menuju ke arah Batola (Barito Kuala) makanya berdampak dengan ketinggian air di wilayah sana (Batola),” jelasnya
“Beruntung belum ada air kiriman yang turun ke wilayah Banjarmasin,” tambahnya.
Jika melihat dari prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), peningkatan air yang terjadi di Banjarmasin terjadi sekitar 2,4 MDPL (Meter Di Atas Permukaan Air Laut).
Namun, dari pantauan pihaknya di pintu air amyang berada di samping markas BPBD, ketinggian air Sungai Martapura mencapai 1,55 MDPL.
“Itu sekitar pukul 11 malam dan masih terus meninggi. Tapi sekitar jam 12 malam sudah mulai terlihat ada penurunan. Dan tadi malam itu Sungai Martapura sudah mengalami pasang sekitar pukul 8 malam,” ujarnya.
“Perkiraan akan terjadi puncak pasang tinggi pada kamis 6 Desember atau Jumat 7 Desember kemungkinan akan lebih dalam lagi pada malam itu. Asal tidak ditambah dengan curah hujan,” tambahnya lagi.
Karena itu, ia mengimbau agar warga Banjarmasin yang ada di pesisir atau bantaran sungai untuk tetap waspada dan hati-hati dengan kondisi yang terjadi sekarang ini.
“Terutama aliran listrik agar dapat diamankan ke tempat yang lebih tinggi supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbaunya.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















