LAGI BANJARMASIN Diterjang Banjir Rob, Diperkirakan 7 Januari Paling Tinggi

- Penulis

Rabu, 5 Januari 2022 - 00:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesiaKota Banjarmasin kembali diterjang banjir rob. Setidaknya ada 15 lokasi yang terdampak akibat peningkatan permukaan air sungai tersebut.

Jumlah tersebut merupakan hasil pemantauan anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin mulai Senin (3/1/2022) hingga Selasa (4/1/2022) dini hari tadi.

Koordinator Lapangan Monitoring Banjir Rob BPBD Kota Banjarmasin, Andy Putra mengatakan, ketinggian air yang terjadi di 15 titik yang dipantaunya tersebut ketinggiannya beragam, yakni mulai 10 hingga 50 Cm.

Menurut Andy, wilayah yang terdampak banjir rob kali ini masih sama seperti yang terjadi di awal Desember 2021 kemarin. Namun kali ini masih dalam intensitas sedang.

Luapan air sungai merendam wilayah Kecamatan Banjarmasin Timur, yakni Jalan Banua Anyar, Kelurahan Banua Anyar dan Jalan Keramat Raya, Kelurahan Sungai Bilu, Kecamatan Banjarmasin Timur, dengan ketinggian 5-10 Cm.

 

LAGI BANJARMASIN Diterjang Banjir Rob, Diperkirakan 7 Januari Paling Tinggi (2)

 

Kemudian wilayah Banjarmasin Selatan, seperti Jalan Kelayan B, Kelurahan Kelayan Tengah dan Jalan Prona I, II dan III, Kelurahan Pemurus Baru, dengan ketinggian air sekitar 10-15 Cm.

Selain itu air pasang juga merendam permukiman di wilayah Banjarmasin Tengah seperti Jalan Jafri Zam-zam, Kelurahan Teluk Dalam, Ketinggian air 10-15 cm. Dan Jalan Sungai Mesa (Kampung Sasirangan), Kelurahan Seberang Mesjid, ketinggian air mencapai 21-25 cm

Sebagian wilayah Banjarmasin Utara seperti Jalan Sungai Jingah, Kelurahan Sungai Jingah, Jalan Simpang Tiga Kelurahan Surgi Mufti, Jalan Sungai Miai, Kelurahan Sungai Miai, Jalan Pangeran Kelurahan Pangeran, dan Komplek Purnama Permai, Kelurahan Sungai Andai, yang rata-rata terendam air rob dengan ketinggian 10-15 cm.

Lalu, untuk wilayah Banjarmasin Barat, air rob merendam wilayah Simpang Anem, Kelurahan Kuin Cerucuk, dengan ketinggian air 10-20 cm. Jalan Cendrawasih, Kelurahan Belitung Selatan, dengan ketinggian air 15-25 cm. Jalan Pembangunan Ujung, Kelurahan Kuin Cerucuk, dengan ketinggian air : 30-40 cm.

Dan yang paling parah ada di Jalan Bandarmasih, Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, dengan ketinggian air 30-50 cm.

Baca Juga :

BANJIR ROB Terjadi, Baru BPBD Verifikasi Pengungsian Bansel di Tengah Ancaman Banjir

Melihat hasil pemantauan tersebut, Andy melihat bahwa lebih 55% wilayah Banjarmasin Barat terdampak banjir rob. Namun kondisi ini tidak separah awal Desember kemarin.

Baca Juga :   ANGGOTA DPR RI asal Kalsel, Bambang Heri Purnama Imbau Warga Selektif Pilih Travel Umrah

“Karena tidak dibarengi dengan hujan. Seandainya tadi malam Banjarmasin diguyur hujan bisa jadi lebih dalam daripada kemarin,” ungkapnya pada awak media, Selasa (4/1/2022).

Ia menjelaskan, bahwa kondisi ini murni terjadi akibat adanya peningkatan permukaan air. Pasalnya beberapa daerah di Kabupaten Banjar yang sempat tergenang, Seperti di Pekauman Ulu dan wilayah Martapura sudah mulai surut.

“Karena di daerah Sungai Berangas (Kabupaten Banjar) itu sungainya terpecah lagi, ada yang menuju ke arah Batola (Barito Kuala) makanya berdampak dengan ketinggian air di wilayah sana (Batola),” jelasnya

“Beruntung belum ada air kiriman yang turun ke wilayah Banjarmasin,” tambahnya.

Jika melihat dari prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), peningkatan air yang terjadi di Banjarmasin terjadi sekitar 2,4 MDPL (Meter Di Atas Permukaan Air Laut).

Namun, dari pantauan pihaknya di pintu air amyang berada di samping markas BPBD, ketinggian air Sungai Martapura mencapai 1,55 MDPL.

“Itu sekitar pukul 11 malam dan masih terus meninggi. Tapi sekitar jam 12 malam sudah mulai terlihat ada penurunan. Dan tadi malam itu Sungai Martapura sudah mengalami pasang sekitar pukul 8 malam,” ujarnya.

“Perkiraan akan terjadi puncak pasang tinggi pada kamis 6 Desember atau Jumat 7 Desember kemungkinan akan lebih dalam lagi pada malam itu. Asal tidak ditambah dengan curah hujan,” tambahnya lagi.

Karena itu, ia mengimbau agar warga Banjarmasin yang ada di pesisir atau bantaran sungai untuk tetap waspada dan hati-hati dengan kondisi yang terjadi sekarang ini.

“Terutama aliran listrik agar dapat diamankan ke tempat yang lebih tinggi supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbaunya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA di Sungai Biuku, Bhabinkamtibmas Sungai Andai Turun Bantu Relawan
AKSI BEM “Kalsel Lumpuh Jilid II”, Dihadapi DPRD dan Ajak Turun Bersama Tangani Karhutla
INOVASI Atasi Karhutla, Polda Kalsel Gunakan Racikan Khusus Metode Pipa Suntik dan Kolam Bioflok
GOSONG Sisi Jalan Arah Bandara, Gubernur Pimpin Pembasahan
DICEK Gubernur Muhidin Ketersediaan Air di Embung Jomowi
JUMAT PAGI, Kualitas Udara Banjarbaru Kategori Berbahaya
LIMA Tersangka Terlibat Karhutla Kalsel
HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32

TERSANGKA Karhutla Bertambah jadi 89 Orang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:38

HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:29

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:36

KASUS Korupsi Kouta Haji: Hakim Tolak Perlawanan Eks Menag Yaqut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:46

TERBAKAR Mobil Pick up Bermuatan 10 Jerigen Solar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:48

KPK: Korupsi di Pengadaan Bisa Bikin Kualitas Pembangunan Turun

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca