BANJIR ROB Terjadi, Baru BPBD Verifikasi Pengungsian Bansel di Tengah Ancaman Banjir

- Penulis

Selasa, 4 Januari 2022 - 23:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Ancaman banjir di Kota Banjarmasin memang bukan hanya isapan jempol belaka. Pasalnya, baru memasuki awal tahun 2022, Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini baru saja kembali diterjang banjir rob.

Terhitung ada 15 titik permukiman yang terdampak akibat peningkatan permukaan air Sungai Martapura ini.

Karena itu, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyiapkan segala hal yang perlu dilakukan guna mengantisipasi dampak banjir di Bumi Kayuh Baimbai ini.

Kepala BPBD Kota Banjarmasin, Fahrurraji mengaku pihaknya sudah meminta seluruh camat untuk menyiapkan lokasi pengungsian di masing-masing wilayahnya.

Namun sampai sekarang baru satu kecamatan yang selesai diverifikasi oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Banjarmasin, yakni wilayah Banjarmasin Selatan.

“Baru satu yang selesai dan tinggal kami verifikasi, yaitu di kawasan Kecamatan Banjarmasin Selatan,” ungkapnya pada awak media, Selasa (4/1/2022) .

Baca Juga :

BENCANA di Kalsel 2021, Banjir, Kahutla, Longsor dan Puting Beliung

Menurutnya, upaya menghimpun dan memverifikasi data kawasan yang bisa dijadikan tempat untuk mendirikan tempat pengungsian itu tidak lain adalah sebagai bentuk antisipasi apabila ke depan terjadi hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga :   BAWASLU Banjarmasin-Media Kawal Pengawasan Pilkada 2024

“Lokasi calon pengungsian itupun masih kami rumuskan, di mana saja nantinya posko pengungsian didirikan. Karena ini tidak bisa sembarangan. Kita harus melihat fasilitas mck (mandi, cuci, kakus) dan lainnya juga,” tekannya.

Di samping itu, ia kembali menekankan, bahwa banjir rob yang saat ini merendam Kota Banjarmasin adalah murni dikarenakan air pasang yang terjadi akibat peningkatan permukaan air laut. Alias tak ada sangkut pautnya dengan banjir kiriman.

“Murni pasang surut air laut,” tandasnya.

Disinggung apakah ada pertambahan volume ketinggian pasang air sungai dibandingkan sebelumnya, Fahrurraji menyatakan, tak ada.

Bahkan, menurutnya, pasang air sungai tampaknya fluktuatif alias naik turun.

“Tidak separah yang sebelumnya,” ujarnya.

Lantas, apakah ada potensi banjir kiriman? Fahrurazi meyakini, potensi itu akan ada bila kabupaten tetangga yakni Kabupaten Banjar dan Tanah Laut mengalami banjir. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
PERKELAHIAN Sekelompok Remaja di Depan Hotel Jalan A. Yani Km 2,5 Banjarmasin
BANUA QRIStival 2026, Siring 0 Km jadi Kawasan Wisata Digital

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca