KUNCI PROFESIONAL Jurnalis Handal, Etika dan Moral

- Penulis

Minggu, 25 Desember 2022 - 18:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel telah usai menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang ke XVI di Gedung PWI Kalsel, Jalan Pangeran Hidayatullah, Banjarmasin Timur.

Pelaksanaan UKW yang digelar selama dua hari yakni tanggal 23-24 Desember 2022 tersebut di ikuti sebanyak 18 orang peserta dari berbagai perusahaan media, baik cetak, elektronik maupun media online.

Disampaikan Fathurrahman, salah seorang penguji dalam kegiatan UKW tersebut, bahwa UKW ini sebagai salah satu sarana untuk mengukur tingkat profesional dan kemampuan jurnalistik sesuai dengan standar yang telah dibuat.

Dari 18 peserta yang mengikuti UKW ke XVI ini dikatakannya ada sebanyak tiga orang yang dinilai masih belum kompeten.

“Jadi yang belum kompeten ini mungkin saja dia ada sisi-sisi kelemahan. Misalnya yang tidak kompeten itu lemah di sisi perencanaan liputan,” ujarnya, Sabtu (24/12/2022) usai menutup kegiatan UKW di aula Gedung PWI Kalsel.

Baca Juga :
18 JURNALIS Ikuti UKW PWI Kalsel

Namun menurut Fathur, tiga orang yang dinilai belum kompeten ini masih diberikan kesempatan untuk kembali mengikuti UKW enam bulan yang akan datang.

“Jadi setelah enam bulan kalau ada UKW lagi dia bisa ikut lagi,” ucapnya.

Mengapa diberikan jeda waktu selama enam bulan?.

Hal itu dilakukan untuk memberikan waktu kepada orang yang belum kompeten itu kembali untuk belajar. Karena di setiap unit uji, peserta itu diberikan feed back oleh penguji.

“Ketika dia dikatakan belum kompeten di unit uji itu maka prosesnya adalah dia harus kembali belajar,” tuturnya.

Sebanyak 10 unit uji/mata uji yang diberikan dalam UKW. Dimana mengharuskan setiap peserta untuk lulus semua unit uji tersebut.

“Kalau satu saja tidak lulus maka ia dinyatakan tidak berkompeten walaupun di mata uji yang lain dia lulus,” ungkapnya.

“Maka dari itu inilah yang kita sebutkan kemampuan menyeluruh. Baik dari sisi etika, moral, pemahamannya, kemudian penerapan kemampuan dan wawasannya baru nanti terkait dengan skill jurnalistiknya,” lanjutnya.

Baca Juga :
TERIMA BONUS Atlet PWI Kalsel Berprestasi

Ia pun berharap kepada wartawan yang telah dinyatakan kompeten agar terus belajar untuk bisa menjaga profesi ini dan bekerja secara profesional.

Baca Juga :   SEORANG PEMUDA Warga Gang Kembang Diamankan Polisi

Sementara itu, Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie, berpesan kepada para wartawan yang telah dinyatakan kompeten agar tidak jemawa.

“Tadi sudah saya sampaikan bahwa saat ini kita menjaga nama profesi wartawan. Khususnya organisasi kewartawanan PWI,” ucapnya.

“Tadi pak Fathurrahman juga menyampaikan bahwa etika dan moral itu adalah yang paling tinggi. Walaupun skill dan kemampuan kita bagus, tapi kalau tidak ada etika dan moral rendah maka hal itulah yang bisa merusak profesi kita sebagai wartawan,” lanjutnya.

Untuk membentuk etika dan moral tersebut salah satunya yaitu dengan mengikuti UKW ini. Karena menurutnya dengan UKW ini etika dan moral itu akan dibentuk.

Helmie juga mengharapkan kesadaran dari wartawan yang telah dinyatakan kompeten, untuk bisa menjaga profesi wartawan ini dengan baik.

“Dengan penulisan berita yang bagus maka akan memberikan dampak yang baik terhadap informasi pembangunan terhadap daerah. Juga akan berdampak terhadap perusahaan medianya sendiri dengan memiliki wartawan-wartawan yang handal,” jelasnya.

“Meskipun penulisan beritanya itu mengeritik terhadap narasumber. Tapi apabila kritik itu dilengkapi dengan data dan fakta yang lengkap maka orang juga tidak akan bisa mengelak terhadap pemberitaan kita,” sambungnya.

Maka dari itu pentingnya UKW ini menurut Zainal Helmie, para peserta harus mengikuti semua tahapan mulai dari mencari berita, mengolah berita hingga dijejali UU Pers, Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA).

“Saya fikir ini akan menjadi standar kita khususnya PWI untuk mencetak wartawan profesional,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi
KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:18

PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 22:54

DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi

Senin, 25 Mei 2026 - 22:32

KEMENHUT Tahan Tersangka Penyelundup 3 Ton Sisik Trenggiling

Senin, 25 Mei 2026 - 22:27

BGN Tangguhkan 1.152 SPPG Wujud tak Ada Kompromi untuk Standar MBG

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Berita Terbaru

Kalsel

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca