Suarindonesia – Calon anggota DPD RI Samsani mengapresiasi KPU yang telah menyelenggarakan diskusi media yang bertujuan membangun kepercayaan publik dalam Pemilu 2019. Karena media mempunyai peran penting dalam mendorong keberhasilan pelaksanaan Pemilihan Umum yang akan dihelat 17 April mendatang.
“Kita salut dengan upaya KPU yang menggelar diskusi publik di Hotel Golden Tulip, Banjarmasin. Mengingat, sosialisasi terkait Pemilu yang dilakukan KPU dan Bawaslu di Kalsel dinilainya masih kurang dalam melakukan sosialisasi,’’ ungkap calon anggota DPD RI Samsani yang optomis akan duduk kembali di DPD, usai mengikuti diskusi publik, di Hotel Golden Tulip, Banjarmasin, Sabtu (12/1/2019).
“Kalau di Kalsel, saya lihat masih kurang. Dengan kegiatan ini, mudah-mudah bisa menjadi sinergi yang positif sehingga pelaksanaan Pemilu yang kurang 97 hari berjalan aman dan lancar,” ucapnya.
Selain itu, Samsani menilai, terkait isu-isu mengenai kotak kardus atau adanya surat suara Pilpres 2019 yang telah dicoblos itu semestinya tidak perlu ditanggapi oleh KPU. Karena, itu ranahnya aparat kepolisian.
Sebab, ujar mantan Ketua KPU Tanah Bumbu ini, penyelenggara Pemilu di kabupaten/kota tentunya sudah memiliki standar operasional prosedur (SOP). “Jangankan tercoblos, rusak sedikit saja akan diganti. Jadi, tidak mungkin terjadi di setiap kabupaten dan kota,” katanya.
Jadi, yang terpenting mestinya KPU tak perlu menanggapi dengan serius dan mengekspos secara berlebihan terkait permasalahan ini. Akan tetapi KPU hendaknya lebih fokus pada tugas dan tanggungjawabnya, yakni melaksanakan pemilu saja titik. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















