KPU: Segera Coklit Pilkada, Petugas Datangi Rumah ke Rumah Cocokkan Data

- Penulis

Jumat, 7 Juni 2024 - 00:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Betty Epsilon Idroos. [detikcom/Ammar]

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Betty Epsilon Idroos. [detikcom/Ammar]

SuarIndonesia — Ketua Divisi Data dan Informasi KPU RI, Betty Epsilon Idroos, mengatakan pencocokan dan penelitian (coklit) akan dilakukan dalam waktu dekat. Nantinya akan ada petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) yang mendatangi rumah warga.

“KPU sudah merencanakan bahwa coklit akan diselenggarakan insyaallah tanggal 24 Juni sampai dengan tanggal 24 Juli serentak se-Indonesia, yang mana petugas Pantarlih akan datang dari rumah ke rumah untuk melakukan pencocokan dan penelitian terhadap Model A daftar pemilih yang sudah dipetakan oleh KPU Kabupaten/Kota kepada pemilih yang ada untuk kemudian dilakukan penelitian,” kata Betty dalam jumpa pers Simulasi Coklit, di JW Marriott Hotel, Kamis (6/6/2024).

Betty menyebut selama pelaksanaan coklit, petugas KPU daerah akan melakukan pemutakhiran data pemilih calon lokasi khusus. “Coklit dilakukan dalam waktu satu bulan. Bersamaan dengan itu nanti KPU Kabupaten/Kota akan bertanggung jawab melakukan pemutakhiran data pemilih calon-calon lokasi khusus di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Kemudian, Betty menjelaskan beda coklit pemilu dengan coklit pilkada. Kata dia, perbedaan ada pada jumlah pemilih di setiap TPS.

“Pertama, apa bedanya dengan coklit Pemilu? Untuk pemetaan waktu Pemilu 2024 satu TPS sebanyak-banyaknya 300 orang per TPS. Untuk Pilkada 2024, sebanyaknya 600 pemilih per TPS. Itu tergantung pada kondisi geografis, tapi dengan tetap memperhatikan satu KK itu dalam satu TPS,” ujar Betty dikutip dari detikNews.

“Lalu kemudian memperhatikan juga kondisi geografis dan kemudahan pemilih ke TPS, terutama bagi pemilih-pemilih dengan kondisi disabilitas atau kondisi yang dibutuhkan oleh si pemilih itu sendiri,” imbuhnya.

Baca Juga :   KPK: RUU Perampasan Aset Penting bagi Indonesia

Betty juga mengatakan sudah ada pembicaraan mengenai pelaksanaan teknis coklit di daerah Papua. Ia menyebut, nantinya yang bertugas sebagai pantarlih adalah warga lokal disana.

“Kemarin teman-teman di daerah provinsi Papua diskusi dengan kami terkait dengan keamanan. Kami sampaikan, keamanan nomor 1. Jadi kalau kemudian menemukan kesulitan, maka pertama, petugas pantarlih itu biasanya orang lokal. Tapi kalo orang lokalnya menemukan kesulitan, sebaiknya di-postpone dulu karena masih punya waktu 30 hari,” ujar Betty.

Selain itu, Betty menyebut pantarlih yang bertugas di Papua harus berkoordinasi dengan tokoh setempat. Hal tersebut dilakukan guna mempermudah proses coklit.

“Dan sebelum mereka turun, mereka harus koordinasi dulu dengan tokoh setempat, biasanya RT/RW. Ketika mereka sudah bertemu dengan RT/RW, biasanya RT/RW yang akan membantu mendistribusikan mereka ke rumah-rumah warga,” kata Betty. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden
SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik
WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!
KOLABORASI OIKN-IPB Hasilkan Panen Padi Gogo 20 Hektare di Nusantara
PENAMPAKAN TUMPUKAN UANG 371 Triliun Hasil Satgas PKH
DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM
KASUS KORUPSI PETRAL: Kejagung Tetapkan 7 Tersangka, Termasuk Riza Chalid
SKEMA HAJI tanpa Antrean Dikaji

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 23:09

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Jumat, 10 April 2026 - 22:49

WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!

Jumat, 10 April 2026 - 22:40

KOLABORASI OIKN-IPB Hasilkan Panen Padi Gogo 20 Hektare di Nusantara

Jumat, 10 April 2026 - 22:35

PENAMPAKAN TUMPUKAN UANG 371 Triliun Hasil Satgas PKH

Kamis, 9 April 2026 - 23:26

DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM

Kamis, 9 April 2026 - 22:01

KASUS KORUPSI PETRAL: Kejagung Tetapkan 7 Tersangka, Termasuk Riza Chalid

Kamis, 9 April 2026 - 20:41

SKEMA HAJI tanpa Antrean Dikaji

Kamis, 9 April 2026 - 00:00

PRESIDEN PRABOWO: Tertibkan SPPG Jalankan MBG tak Sesuai Juknis

Berita Terbaru

Petugas karantina saat mengamankan kura-kura dilindungi yang disamarkan dalam bentuk paket di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (Karantina Kalsel)

Kalsel

PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:44

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca