Kondisi Ustadz Arifin Ilham Sekarang di Penang Malaysia

- Penulis

Sabtu, 12 Januari 2019 - 18:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ustadz Arifin Ilham saat dibawa dari RSCM Kencana ke Penang, Malaysia. (Guruh/detikcom)

Suarindonesia – Pimpinan Majelis Zikir Az-Zikra Ustadz Arifin Ilham saat ini sedang menjalani pengobatan di rumah sakit di Penang, Malaysia. Seperti apa kondisinya sekarang?

“Alhamdulillah perkembangannya membaik,” kata Penasihat dan Dewan Syariah Az-Zikra, KH Abah Raodl Bahar Bakry, saat dihubungi detikcom lewat telepon, Sabtu (12/1/2019).

Menurut Abah Raodl, Ustadz Arifin Ilham sudah mendapat penanganan terbaik. Ustadz Arifin juga bisa menjalani perawatan dengan tenang karena dimasukkan ke ruangan steril dan tidak boleh dibesuk.

“Karena di sana memang ahlinya alhamdulillah sekarang setiap hari membaik dan di sana tidak boleh ditengok. Di Indonesia yang nengok setiap hari ratusan,” ucapnya.

Abah Raodl kemudian menceritakan penyebab kesehatan Ustadz Arifin menurun. Menurutnya, Ustadz Arifin saat itu seharusnya masih dalam masa pemulihan, tapi dia tetap beraktivitas seperti biasa, misalnya berkuda dan ceramah di mana-mana.

Baca Juga :   GEGER ! Mr X Ditemukan tak Bernyawa di Samping Mushola Al-Falah Banjarmasin

“Kemarin itu sesungguhnya begini, beliau sudah sukses diambil kankernya. Kemudian tahapan berikutnya diprogram dengan kemoterapi. Program kemoterapi juga sudah selesai. Cuma program kemoterapi itu kan memasukkan racun ke dalam tubuh untuk menahan pertumbuhan kanker itu tidak tumbuh kembali. Nah semestinya Ustadz Arifin Ilham istirahat tidak melakukan kegiatan apa-apa. Ini tetap saja seperti biasa, berkuda, menerima undangan ceramah, dan lain-lain seperti orang yang sehat. Maka droplah beliau, maka dibawa ke RSCM,” jelasnya.

Di RSCM, menurut Abah Raodl, Ustadz Arifin hanya mendapat penanganan sementara. Setelah kondisinya membaik, Ustadz Arifin diterbangkan ke Penang, Malaysia, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Perkembangan terakhirnya bagus,” ucapnya.(detikcom/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran
“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel
TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang
DANREM 101/ANT, Ajak Prajurit Tingkatkan Keimanan dan Profesionalisme di Momentum Tahun Baru Islam
PERTAMINA KALSEL Sanksi Tutup Operasional SPBU “Nakal” Jalan Pramuka, dari Awal Tahun Dilayangkan 15 Surat Peringatan di Lokasi Lain

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca