KIM JONG UN Janji Setia pada Putin dan Selalu Bersama Rusia

- Penulis

Rabu, 13 September 2023 - 23:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin sambut kedatangan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Markas Antariksa Rusia (Foto: Sputnik/Pool/Reuters)

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin sambut kedatangan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Markas Antariksa Rusia (Foto: Sputnik/Pool/Reuters)

SuarIndonesia — Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un bersumpah untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan Rusia. Kim Jong Un juga berjanji setia kepada Putin dan Rusia.

Dalam pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Rabu (13/9/2023), Kim mengatakan negaranya akan “selalu bersama Rusia”.

Dalam pertemuan itu, Putin juga mengatakan Moskow dapat membantu Korea Utara membangun satelit. Dia juga mengisyaratkan kedua negara mungkin akan membahas kerja sama militer.

Tidak hanya itu, dia mengatakan bahwa ia “sangat senang” melihat Kim berada di Rusia.

Sementara Kim mengatakan kepada Putin, bahwa Korea Utara akan menjadikan hubungan bilateral dengan Rusia sebagai “prioritas nomor satu”. Kim juga mengatakan bahwa Rusia sedang menghadapi “kekuatan hegemoni” yang berusaha melemahkan keamanannya.

Kim juga menyebut bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh tanpa syarat pada tindakan yang diambil Rusia.

“Kami selalu menyatakan dukungan penuh dan tanpa syarat terhadap semua tindakan yang diambil oleh pemerintah Rusia, dan saya menggunakan kesempatan ini sekali lagi untuk menegaskan bahwa kami akan selalu bersama Rusia,” kata Kim, menurut rekaman yang disiarkan di TV Rusia, dikutip kantor berita AFP, Rabu (13/9/2023).

Kedua pemimpin bertemu di Kosmodrom Vostochny di Timur Jauh Rusia. Rekaman yang dirilis oleh Kremlin menunjukkan keduanya berjabat tangan dengan antusias ketika Kim tiba.

Keduanya kemudian melakukan tur perakitan dan peluncuran fasilitas peluncur roket luar angkasa Angara dan Soyuz-2, sebelum duduk untuk melakukan pembicaraan dengan delegasi mereka.

Para ahli mengatakan Rusia kemungkinan akan menggunakan perundingan tersebut untuk mengupayakan peluru artileri dan rudal antitank dari Korea Utara, yang menginginkan satelit canggih dan teknologi kapal selam bertenaga nuklir sebagai imbalannya.

“Kami akan membicarakan semua masalah ini, tanpa tergesa-gesa. Masih ada waktu,” kata Putin, ketika ditanya wartawan apakah kerja sama militer akan dimasukkan dalam agenda.

Kim, yang melakukan perjalanan darat ke Rusia dengan kereta antipeluru, didampingi oleh rombongan yang menyatakan bahwa pertemuan puncak tersebut akan memiliki fokus militer yang kuat.

Baca Juga :   PILPRES AS 2024: Donald Trump Menang!

Di antara pejabat tinggi militer yang mendampingi Kim adalah Marsekal Tentara Rakyat Korea Pak Jong Chon dan Direktur Departemen Industri Munisi Jo Chun Ryong, menurut media pemerintah Korea Utara.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu ikut serta dalam pembicaraan dengan Kim, begitu pula Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, seperti yang ditunjukkan gambar di televisi pemerintah Rusia.

Putin Serukan Penguatan Kerja Sama
Putin menyerukan penguatan kerja sama di masa depan dengan Korut. Hal itu disampaikan saat Putin menjamu Kim Jong Un, dalam makan malam kenegaraan di wilayah Timur Jauh Rusia.

Seperti dikutip detikNews dari  AFP, Rabu (13/9/2023), Putin menggelar pembicaraan dengan Kim Jong Un di Kosmodrom Vostochny Rusia dalam pertemuan puncak yang belum pernah terjadi sebelumnya, ketika Moskow semakin terisolasi oleh Barat karena invasinya ke wilayah Ukraina setahun terakhir.

“Bersulang untuk penguatan kerja sama dan persahabatan antara negara kita di masa depan,” ucap Putin sembari mengangkat gelasnya tanda bersulang, seperti terlihat dalam tayangan televisi pemerintah Rusia.

“Untuk kesejahteraan dan kemakmuran bangsa kita, demi kesehatan ketua umum dan semuanya yang hadir,” imbuhnya.

Putin berdiri untuk bersulang dalam jamuan makan malam itu, dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Sergey Lavrov dan Menteri Pertahanan (Menhan) Sergei Shoigu duduk di sampingnya dan berhadapan dengan Kim Jong Un yang didampingi delegasi pejabat Korut.

Putin kemudian memuji ikatan historis antara Moskow dan Pyongyang, dengan mengutip pepatah Rusia yang berbunyi: “Seorang teman lama lebih baik daripada dua teman baru.” (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 22:43

RIBUAN KOSMETIK Ilegal Malaysia Diselundupkan

Rabu, 15 April 2026 - 00:08

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Selasa, 14 April 2026 - 00:10

PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau

Minggu, 12 April 2026 - 02:04

RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM

Rabu, 8 April 2026 - 23:38

POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor

Senin, 30 Maret 2026 - 20:12

WFA Pemprov Kaltara Hemat Listrik-Air Rp230 Juta Sebulan

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:36

MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:04

POTENSI EL NINO “Godzilla” Mengintai, Waspada Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru

Headline

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca