KEPALA Babi Dibawa Pendemo di Palangka Raya, Apa Maknanya?

- Penulis

Senin, 1 September 2025 - 23:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta aksi demo di Palangka Raya membawa kepala babi. (Foto: Istimewa)

Peserta aksi demo di Palangka Raya membawa kepala babi. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Massa menggelar aksi di DPRD Kalimantan Tengah, Senin (1/9/2025). Demonstrasi tersebut diwarnai dengan aksi simbolik. Sepotong kepala babi diangkat di tengah-tengah kerumunan massa dan di depan para pejabat DPRD Kalteng.

Massa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan September Hitam serta Organisasi Cipayung Plus Palangka Raya ini membawa sejumlah tuntutan serta alat-alat peraga sebagai simbol aksi. Salah satunya sepotong kepala babi yang diartikan sebagai simbol penilaian terhadap kinerja DPR.

Sekretaris Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kalimantan Tengah, David Benedictus, menyampaikan bahwa sepotong kepala babi tersebut menjadi gambaran bagaimana kinerja DPRD yang dinilai menghalalkan secara cara untuk meraih kekuasaan.

“Kepala babi ini merupakan merupakan simbol bagi para dewan yang menghalalkan segala cara untuk meraih kekuasaan dan kenyamanan perut mereka. Rakyat tidak diperdulikan, rakyat tidak diperhatikan kawan-kawan,” ungkapnya di tengah-tengah masa.

Melansir dari detik Kalimantan, menurut David, kepala babi tersebut menjadi gambaran DPRD selaku perwakilan suara rakyat yang dinilai rakus terhadap kekuasaan.

“Kita tidak bermaksud menyinggung, namun apalah daya itulah kenyataannya kawan-kawan,” tegasnya disertai sorakan massa.

Baca Juga :   CEGAH Karhutla Meluas, 2.200 MPA Dikerahkan Pemprov

Peserta aksi lainnya, Maulana, mempertegas bahwa kedatangan mereka ke DPRD Kalteng sebagai harapan agar DPR dapat mengevaluasi kinerjanya serta benar-benar menjalankan amanat sebagai penyambung lidah rakyat.

“Jadi kami disini sangat berharap kepada DPR, khususnya DPRD Kalteng sebagai penyambung lidah masyarakat Kalimantan Tengah agar benar-benar menjalankan amanat tersebut dengan jujur dan baik,” ujar Maulana.

Diketahui, mulanya massa terdiri atas Gerakan September Hitam. Mereka berkumpul sejak pukul 11.00 WIB. Kemudian mereka melakukan long march dari Kawasan Bundaran Besar Palangka Raya hingga ke depan Gedung DPRD Kalteng.

Massa disusul oleh Organisasi Cipayung Plus Palangka Raya. Aksi ini juga sebagai aksi lanjutan setelah sebelumnya digelar di Mapolda Kalteng. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan
HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca
PERSONEL BKO DIKERAHKAN Perkuat Penanganan Karhutla
CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting
DIGUYUR HUJAN, Hotspot Karhutla Kobar Merosot jadi 22 Titik
BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla
TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa
TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:03

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56

RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:14

DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Berita Terbaru

Petugas satgas gabungan berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng beberapa waktu lalu. (Foto: HO-Antara)

Kalteng

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:25

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau penanganan karhutla di Simpang Kandan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (27/10/2026). (Foto: Dokpri)

Kalteng

PERSONEL BKO DIKERAHKAN Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 28 Okt 2026 - 21:57