SuarIndonesia- Para pekerja proyek Gelora (gelanggang olahraga) Paman Birin dikejar target menyiapkan fasilitas untuk Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) yang digeber bulan depan.
Kendala yang dihadapi saat ini angin kencang dan hujan deras. Proyek kontruksi tidak bisa diteruskan apabila hujan turun.
Pihak penyedia jasa memakai sistem lembur. Apabila hujan turun maka pekerjaan berhenti, namun apabila tidak hujan dikerjakan bahkan sampai malam harir.
“Ketika tidak ada hujan pekerjaan dimaksimalkan sampai dengam lembur sampai tengah malam, tapi tetap memperhatikan keselamatan dan kesehatan pekerja. Kerja secara shif, yang masuk pagi tidak bisa kerja malam,” kata Perancang Bangunan KSO Subota -Patroon, Karyanto.
Di tempat yang sama, Pengawas Manajemen Kontruksi, Riyanti, menambahkan pihaknya berubaya optimal meski terkadang hujan disertai angin.
“Kalau cuaca aman kita terus garap 24 jam. Tapi kalau ada hujan dan petir kita istirahatkan pekerja. Untuk keamanan pekerja rencana kami akan pasang alat penangkal petir sementara, ” jelasnyaa.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, A. Solhan melalui Kabid Cipta Karya, Ryan Tirta Nugraha, juga menyatakan pihaknya tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan pekerja. Apabila membahayakan dan dipaksanakan maka pekerjaan disetop dulu.
“Seperti beberapa hari lalu ada angin dan hujan deras sekali di sini itu kami stop dulu pekerjaan, namun kami tetap melakukan upaya percepatan guna mengejar ketertinggalan,” tegasnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















