Kawasan Kumuh Tersisa di Banjarmasin 145 Ha

- Penulis

Senin, 14 Januari 2019 - 14:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Sampai Januari 2019 Kota Banjarmasin masih menyisakan kawasan kumuh seluas 154 hektare, baik berupa kawasan kumuh daratan maupun kawasan kumuh bantaran sungai.

‘’Insya Allah penanggulangan kawasan kumuh ditargetkan selesai pada akhir tahun 2019 dengan program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) melalui dua jalur dari APBD dan dari APBN yang disalurkan kementrian,’’ kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Ir H Achmad Fanani Syaefudin kepada awak media, Senin (14/1).

Dengan sisa kumuh di tahun 2019 Kota Banjarmasin yang masih menyisakan kawasan kumuh sekitar 154 hektare dengan persentasi keberhasilan di tahun 2018 sekitar 180 hektare.

‘’Memang tahun 2019 kita menargetkan habis kawasan kumuh tersisa yaitu sekitar 154 hektare dengan wilayah kumuh terbanyak di Banjarmasin Selatan, tapi tetap keseluruhan akan kami tuntaskan,” ucapnya.

Dikatakan, persentasi kawasan kumuh di Banjarmasin lebih banyak di daratan yaitu sekitar 60% dan kawasan bantaran sungai yaitu sekitar 40% dengan tujuh indikator kumuh dari kementerian.

Dari kawasan kumuh ini ada tujuh indikator ini meliputi sanitasi, irigasi, drainase, penanganan sampah, fasilitas penanganan kebakaran, serta ruang terbuka hijau (RTH) yang harus ada di masing masing wilayah.

Baca Juga :   JOB FAIR 2026 Sediakan 2.295 Loker Dalam-Luar Negeri

Sedangkan anggaran dari APBD Kota Banjarmasin tahun 2018 untuk mengentaskan kekumuhan Fanani menyebutkan, Rp10 miliar, dan dari APBN melalui program Kotaku sekitar Rp34 miliar.

‘’Meski belum tahu berapa anggaran yang dkucurkan dari APBN oleh kementerian, namun biasanya sama dari tahun sebelumnya, yaitu pada tahun 2018 kemarin sekitar Rp34 miliar untuk menata serta mengentaskan kawasan kumuh,” demikian Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Ir H Achmad Fanani Syaefudin.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi
MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur
KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam
SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura
14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau
KENANGAN Haris Makkie pada Almahum H Rudy Ariffin, Sempat Membahas soal Perkembangan Pembangunan Kalsel
ALMARHUM Rudy Ariffin Semasanya Sosok Karismatik, Ini Deretan Capaian Dihasilkan dari Kepemimpinan
KALSEL BERDUKA, Gubernur Periode 2005 — 2015 Berpulang ke Rahmatullah

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 23:48

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara

Minggu, 6 September 2026 - 22:11

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 22:04

MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur

Minggu, 6 September 2026 - 21:54

KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Minggu, 6 September 2026 - 20:27

RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 20:20

14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:57

4 BANDARA Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 17:26

RUDY RESNAWAN tak Kuasa Tahan Tangis, Kenang Sosok Rudy Ariffin

Berita Terbaru

Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktivitas penerbangan karena ada indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara/M Iqbal)

Nasional

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Senin, 7 Sep 2026 - 00:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca