SuarIndonesia — Polres Kota (Polresta) Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) menyelidiki kasus penemuan bayi perempuan baru saja dilahirkan yang ditinggalkan di Masjid Al Amanah Kota Palangka Raya.
“Setelah kami mendapatkan laporan dari warga, kami bergegas menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara,” kata Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi di Palangka Raya, Selasa (22/4/2025).
Dia mengatakan bahwa pihaknya terus berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait guna mendapatkan informasi lengkap terkait penemuan bayi perempuan tersebut agar segera menemukan pelakunya.
Dedy mengungkapkan, peristiwa tersebut berawal pada saat Masni (49) dan Didi (53), yang merupakan marbot dan kaum masjid, mendengar suara pagar masjid dibuka sekitar pukul 02.35 WIB.
Merasa curiga, kedua saksi kemudian bergegas memeriksa asal usul suara tersebut dan melihat seseorang pergi meninggalkan area masjid dengan menggunakan sepeda motor.
“Di saat yang bersamaan, kedua saksi kemudian mendengar adanya suara tangisan bayi dari dalam masjid, yang pada saat kejadian diketahui tidak ada orang,” ucapnya.
Ia melanjutkan, pada saat keduanya memeriksa asal usul suara tangisan bayi tersebut, keduanya dikagetkan dengan adanya seorang bayi perempuan yang masih lengkap dengan tali pusat.
Pada saat ditemukan, bayi tersebut dibungkus dengan kain selimut berwarna merah dan diletakkan diduga oleh orang tua bayi di atas teras masjid.
“Kami bersyukur kedua saksi kemudian langsung menghubungi kami dan kami menuju lokasi kejadian untuk mengevakuasi bayi tak berdosa yang malang tersebut,” ujar Dedy Supriadi, dilansir dari AntaraNewsKalteng.
Setelah sampai di Masjid Al Amanah, menurut dia, pihaknya kemudian memeriksa saksi-saksi serta membawa bayi tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya untuk mendapatkan perawatan medis.
Saat ini, kasus penemuan bayi ini ditangani oleh unit Reskrim Polresta Palangka Raya untuk dilakukan serangkaian proses penyelidikan lebih lanjut terkait keberadaan orang tua bayi tersebut.
Saat ini, bayi tersebut tengah berada dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya dan kondisi kesehatan bayi dilaporkan stabil.
“Kami berupaya mengungkap identitas pelaku yang tega meninggalkan bayi, serta memastikan kondisi kesehatan bayi mendapat perhatian maksimal,” katanya menambahkan. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















