KASUS Dicurigai Ginjal Akut di Kalsel

- Penulis

Selasa, 25 Oktober 2022 - 21:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sebanyak lima kasus ginjal di Kalsel sempat dicurigai kasus gagal ginjal akut atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury).

Dari lima kasus itu, dua di antaranya sudah dipastikan bukan kasus ginjal akut.

“Dua kasus sudah dipastikan bukan ginjal akut atau gagal ginjal misterius. 1 kasus karena penyakit bawaan dan 1 kasus lagi diaebabkan DBD, sebab akibat DBD juga bisa menyebabkan ginjalnya terserang,” jelas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel, Dr. Diauddin.

Ia menambabkan, 2 kasus tersebut dipastikan bukan gagal ginjal misterius setelah dilakukan verifikasi.

Disebutkan, yang masuk kriteria gagal ginial akut adalah gagal ginial yang tidak diketahui penyebabnya.

“3 kasus lainnya masih diverifikasi. Jika ditemukan penyebabnya maka bukan masuk kriteria gagal ginjal misterius. Yang namanya gagal ginjal sudah ada sejak lama,” bebernya.

Pria yang akrab disapa Dr. Dia, itu memastikan tidak semua gagal ginjal masuk kriteria gagal ginjal akut.

Gagal ginjal akut atau misterius hanya untuk gagal ginjal yang tidak ada penyebabnya.

Baca Juga :   DELAPAN KABUPATEN Telah Disasar Deklarasi Damai, Kapolda Kalsel Tanggapi Soal Laporan Pelanggaran Pilkada

“Tiba-tiba terkena gagal ginjal aja tanpa adanya penyebab awal.
Kalau gagal ginjal biasa banyak penyebabnya.

DBD bisa sebabkan gagal ginjal, auto imun juga demikian.
Jadi ketika ditemukan kasus gagal ginjal dicek dulu penyebabnya,” bebernya.

Antisipasi sementara, lanjutnya, sesuai edaran Menteri Kesehatan seluruh fasilitas kesehatan (fasken) tidak diperkenankan gunakan semua jenis obat sirup sampai adanya edaran berikutnya.

Penghentian penggunaan obat sirup itu langkah kewaspadaan, sampai ditemukan penyabab pasti gagal ginjal akut.

“Memang belum bisa dipastikan penyebabkan apakah karena obat sirup atau faktor lain, tapi bentuk kewaspadaan obat sirup jangan digunakan dulu.

Diganti dengan puyer atau tablet yang digerus.
Jika ditemukan gagal ginjal segera berobat dan bawa ke faskes,” ucap Dia. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PWI KALSEL Dorong Puluhan Media Bisa Terverifikasi Dewan Pers Tahun Ini
MTQ ke-37 Batola. Jadikan Masyarakat dan Pemerintah yang Agamis
PERLINDUNGAN HUKUM bagi Media Profesional, Begini Penegasaan Dewan Pers
MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU
JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba
BEKANTAN Pulau Curiak Lahirkan Anak Kembar
BERGEMA SENI BUDAYA Dilantunkan Ratusan Peserta di Banjarbaru, Kapolda Kalsel : Ini Komitmen Nyata Polri Menjaga Kearifan Lokal
KOMITMEN LKBH ULM Sebagai Rumah Keadilan bagi Masyarakat dan Aktif Penyuluhan – Pendidikan

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:19

PEMKO BANJARMASIN Dukung Layanan Devisa Bank Kalsel untuk UMKM dan Ekspor-Impor

Senin, 22 Juni 2026 - 19:16

PT BANGUN BANUA Kalsel Apresiasi Tranformasi Bank Kalsel Menjadi Bank Devisa

Senin, 22 Juni 2026 - 19:14

RESMI LAUNCHING, Gubenur Muhidin Ajak Masyarakat Transaksi Devisa di Bank Kalsel

Senin, 22 Juni 2026 - 19:12

BANK KALSEL Resmi Jadi Bank Devisa, Siap Layani Transaksi Internasional

Senin, 22 Juni 2026 - 19:07

GUBERNUR Muhidin Jadi Nasabah Perdana, Bank Kalsel Resmi Sandang Status Bank Devisa

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca